-
Pemkab Blitar tutup 24 hiburan malam Ramadan.
-
Surat edaran wajib tanpa pengecualian selama Ramadan.
-
Sanksi tegas hingga pencabutan izin usaha permanen.
SuaraJatim.id - Ramadan tanpa karaoke di Kabupaten Blitar resmi diberlakukan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menetapkan larangan operasional bagi 24 titik tempat hiburan malam selama Ramadan 1447 Hijriah.
Kebijakan ini ditegaskan sebagai langkah menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat selama bulan suci.
Kebijakan Ramadan tanpa karaoke tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Blitar tentang pedoman pelaksanaan ibadah Ramadan dan perayaan Idul Fitri 2026.
Dalam aturan itu, seluruh aktivitas tempat hiburan malam seperti panti pijat, diskotik, dan puluhan karaoke di berbagai wilayah Kabupaten Blitar wajib menghentikan operasional tanpa pengecualian.
Melalui kebijakan Ramadan tanpa karaoke, Pemkab Blitar memastikan seluruh pengelola mematuhi instruksi resmi tersebut. Penutupan dilakukan menyeluruh selama satu bulan penuh guna menjaga ketertiban serta menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.
Kepala Bidang Gakumda Satpol PP Kabupaten Blitar, Andreas Didik, mengonfirmasi bahwa tidak ada toleransi bagi operasional hiburan malam selama Ramadan.
“Intinya selama bulan Ramadhan ini tempat hiburan malam harus tutup,” ucap Andreas Didik, dikutip dari BeritaJatim, Rabu (18/2/2026).
Saat ini, petugas Satpol PP bergerak aktif melakukan pengawasan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha. Sebanyak 24 lokasi yang tersebar di sejumlah kecamatan menjadi sasaran pemantauan intensif.
Tim gabungan turun langsung ke lapangan untuk memastikan surat edaran telah diterima dan dipahami oleh seluruh pengusaha.
“Ini teman-teman di lapangan sedang menyebarkan surat edaran tersebut,” tegas Andreas.
Selain penutupan total, Pemkab Blitar juga menyiapkan skema sanksi berjenjang bagi pengelola yang melanggar aturan. Sanksi dimulai dari teguran lisan, peringatan tertulis, hingga denda administratif.
Bahkan, pencabutan izin usaha secara permanen menjadi langkah paling tegas bagi pelaku usaha yang tetap nekat beroperasi selama Ramadan.
Meski sanksi telah disiapkan, pendekatan persuasif tetap dikedepankan melalui sosialisasi masif. Pemerintah daerah berharap seluruh pengusaha menunjukkan kepatuhan secara sukarela demi menghormati suasana Ramadan.
“Tapi intinya saat ini masih kami gencarkan sosialisasi dulu biar semua taat aturan,” tandas Andreas Didik.
Dengan diberlakukannya Ramadan tanpa karaoke ini, seluruh tempat hiburan malam di Kabupaten Blitar dipastikan tutup sementara selama Ramadan 1447 H sesuai ketentuan Pemkab Blitar.
Berita Terkait
-
Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan
-
Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka
-
Karaoke Makin Seru! BRI Bagikan Voucher Spesial 'Konser' di Inul Vizta
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Dentuman Misterius di Mushala Blitar, Dua Pemuda Terluka Parah Diduga Akibat Ledakan Mercon
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Nekat Jualan Dekat Masjid, Toko Miras di Blitar Akhirnya Digembok
-
Rekor MURI Esther Irawati: Profesor AI Perempuan Termuda RI yang Perangi Hoaks Lewat Mata Digital
-
Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan
-
Pemuda Trowulan Tewas Hantam Bokong Dump Truk yang Parkir di Bahu Jalan
-
Siswi di Pamekasan Melahirkan Bayi Tak Bernyawa, Pelaku Ayah Kandung Sendiri