Festival Pangan Non-Beras di Banyuwangi. (Dok. ANTARA)
"Seperti singkong, ubi jalar, jagung apabila diolah dengan kreatif menghasilkan makanan yang tidak hanya menarik dan enak tapi juga bergizi tinggi bagi anggota keluarga," tuturnya.
Berbagai makanan unik non-beras tersedia, seperti pancake singkong, sirop kelir, nasi talabi (talas, labu kuning, ubi ungu), rendang bunga turi, gadung isi durian. Sesuai dengan tema yang diambil "Kenyang tak Harus dengan Beras".
Festival ini digelar oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bareng Tim Penggerak PKK Banyuwangi. Dilaksanakan di sebuah destinasi wisata alam yang asri nan sejuk, pelaksanaannya dilakukan dengan protokol kesehatan.
Berita Terkait
-
Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan
-
Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal
-
Harga Nasional Cabai Rawit Merah Anjlok 18,84 Persen, Kini Dijual Rp83.550 per Kg
-
Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?
-
Tren Kuliner Terus Berkembang, dari Inovasi Bahan Pangan hingga Kreasi Chef
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh