Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Kamis, 03 September 2020 | 17:50 WIB
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko bertemu dengan seniman ludruk Kartolo di Surabaya, Jawa Timur, Kamis 03/09/2020 (Foto: Antara)

Menurut Ainurrohim, pengurus RT/RW merupakan pihak yang paling mengetahui aspek sosial dan ekonomi di tingkat bawah.

"Jadi selayaknya, pemerintah juga memberikan apresiasi kepada mereka untuk pencegahan dan penanganan COVID-19 secara dini," ujar Ketua PWI Jatim.

Di sisi bisnis media, beberapa pimpinan media massa yang hadir menyampaikan hampir semua media besar hingga kecil mengalami persoalan berat, mulai turunnya oplah, kenaikan distribusi, hingga omzet iklan yang turun hingga 50-70 persen lebih.

Moeldoko mengakui hal tersebut. Dia menyampaikan bahwa saat ini dibutuhkan pemberdayaan dan partisipasi publik yang kuat untuk menghadapi pandemi.

Baca Juga: Guru SD dan SMP Terpapar Covid-19 di Surabaya Tinggi, Kini Jadi 393 Orang

"Perlu upaya gotong-royong dan partisipasi penuh komunitas masyarakat. Pemerintah, baik pusat maupun daerah, tidak akan sanggup bila sendirian," kata Moeldoko.

Tak hanya komunitas media, pada kesempatan tersebut Moeldoko juga mendengarkan langsung curahan pelaku UMKM. Para pelaku UMKM mengapresiasi bantuan pemerintah bagi UMKM yang terkena imbas pandemi ini.

Pelaku UMKM berharap agar aturan-aturan yang ada tak menyulitkan pelaku usaha mikro. Terlebih saat pandemi seperti saat ini.

Moeldoko mengatakan akan mendengar setiap masukan yang ada serta mencarikan solusi terbaik. Sebab pemerintah ingin menjaga keberlangsungan UMKM untuk membangkitkan ekonomi nasional.

Baca Juga: Ponsel Jurnalis Tempo Disita Jaksa, AJI Surabaya Desak Kejaksaan Minta Maaf

Load More