-
Rekonstruksi fokus pada pembuangan jasad di lokasi sepi Pasuruan.
-
Polisi ungkap upaya tersangka mengelabui petugas dengan skenario begal.
-
Total 15 adegan diperagakan untuk memperkuat pembuktian perkara pidana.
SuaraJatim.id - Proses rekonstruksi pembunuhan mahasiswa UMM kembali berlanjut dan memasuki fase krusial. Penyidik Polda Jawa Timur menggelar rekonstruksi lanjutan di Kabupaten Pasuruan untuk memastikan kecocokan keterangan para tersangka dengan fakta di lokasi pembuangan jasad korban.
Pelaksanaan rekonstruksi pembunuhan mahasiswa UMM digelar di wilayah Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa (13/1/2026), dengan pengamanan ketat aparat kepolisian. Rekonstruksi ini merupakan lanjutan dari peragaan sebelumnya di kawasan Cangar, Kota Batu, yang memfokuskan adegan eksekusi korban.
Polisi kini mengarahkan perhatian pada proses pembuangan jasad yang menjadi bagian penting dari dugaan pembunuhan berencana.
Dalam rekonstruksi lanjutan rekonstruksi pembunuhan mahasiswa UMM di Pasuruan, penyidik memperagakan adegan ke-11 hingga ke-15. Adegan tersebut menggambarkan secara detail detik-detik saat para pelaku menurunkan jasad korban dari dalam mobil sebelum membuangnya di area semak-semak yang relatif sepi.
Peragaan ini dilakukan untuk menguji konsistensi pengakuan tersangka dengan kondisi nyata di lapangan.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menjelaskan bahwa lokasi di Pasuruan memang dikhususkan untuk memperagakan proses pembuangan jasad korban.
“Di sini adalah tempat pembuangan, jadi tadi ada beberapa adegan yang disesuaikan dengan BAP dan tidak ada sanggahan dari tersangka,” ujar Jumhur, dikutip dari BeritaJatim.
Pada adegan ke-15, penyidik menyoroti adanya koordinasi antara dua tersangka saat berupaya menyembunyikan jejak kejahatan.
Dari peragaan tersebut, polisi menemukan fakta baru terkait upaya para pelaku untuk mengelabui petugas. Salah satu langkah yang diungkap adalah upaya mengondisikan korban seolah-olah menjadi korban kejahatan jalanan.
Penyidik mengungkap bahwa para tersangka sempat membeli helm di tengah perjalanan dari Malang menuju Pasuruan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat skenario palsu yang telah direncanakan sebelumnya.
“Perjalanan berangkat menuju ke sana, memang ada rencana korban ini mau dikondisikan seolah-olah dia mungkin korban begal,” kata Jumhur.
Terkait motif, kepolisian menyebut sementara tindakan pembunuhan dipicu oleh rasa sakit hati salah satu tersangka terhadap korban akibat konflik di masa lalu. Meski demikian, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya motif lain yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Usai rampungnya rekonstruksi pembunuhan mahasiswa UMM di Pasuruan, Polda Jatim berencana melanjutkan rekonstruksi di wilayah Probolinggo.
Total 15 adegan yang diperagakan menjadi bagian penting dalam penyidikan guna memperkuat alat bukti sebelum berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaan.
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!
-
Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun
-
Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?
-
Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik
-
IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum