SuaraJatim.id - Para ilmuwan University of California menunjukkan bahwa masker dapat mengurangi rasa sakit atau asimtomatik, dan bisa membuat penggunanya "kebal" terhadap virus corona baru tersebut.
Penggunaan masker dapat mengurangi dosis infeksi yang mereka alami. Menurut para ahli, masker bisa jadi secara tidak sengaja memberikan kekebalan bagi pemakainya dari virus corona dengan bertindak sebagai 'vaksin' mentah.
Jika teorinya terbukti, masker bisa menjadi bentuk inokulasi universal yang akan menghasilkan kekebalan, menurut para ahli.
Paparan berulang terhadap Covid-19 dalam jumlah kecil, dapat melatih tubuh untuk mengenali penyakit dan melawannya, dengan efektif mengimunisasi mereka.
Baca Juga: Penelitian Terbaru Sebut Masker Bisa Bikin Kebal terhadap Covid-19
Namun, teori yang dirinci oleh para ilmuwan dari University of California, tidak mungkin dibuktikan tanpa keraguan karena itu, akan membutuhkan orang dengan dan tanpa masker untuk terpapar virus dalam uji klinis, pelanggaran etika.
Teori tersebut dipublikasikan di New England Journal of Medicine.
Para ahli menegaskan bahwa itu hanya teori dan memperingatkan pemakai masker untuk tidak terlena atau mencoba tertular virus dengan harapan akan membangun kekebalan.
Dr Monica Gandhi, seorang dokter penyakit menular, menulis bahwa Anda dapat terkena virus ini tetapi tidak menunjukkan gejala.
"Jadi jika Anda dapat meningkatkan tingkat infeksi tanpa gejala dengan masker, mungkin itu menjadi cara untuk mengubah populasi," tulisnya dilansir laman Mirror, Minggu (13/9/2020).
Baca Juga: Awas! Melawan Petugas Protokol Kesehatan Bisa Ditangkap dan Dipidana
Dia mengatakan kepada Sunday Telegraph bahwa untuk menguji hipotesis variolation, akan membutuhkan lebih banyak penelitian yang membandingkan kekuatan dan daya tahan kekebalan sel T spesifik SARS-CoV-2, antara orang dengan infeksi asimtomatik dan mereka dengan infeksi simptomatik, serta demonstrasi perlambatan alami SARS-CoV-2 yang menyebar di daerah dengan proporsi infeksi asimtomatik yang tinggi.
Berita Terkait
-
Teliti Makam Yesus, Ilmuwan Ungkap Fakta Mengejutkan Mengenai Kematian dan Kebangkitan
-
Gegerkan Ilmuwan, Klaim Ini Sebut Manusia Adalah Campuran Babi dan Simpanse?
-
Eksperimen Mengerikan, Pria Alami Hal Ini Saat Berada 86 Menit di Ruangan Paling Sunyi di Dunia
-
Tanpa ke Salon! Coba Masker Rambut dari Bahan Pemanis untuk Kilau Maksimal
-
Ilmuwan Prediksi Ancaman Asteroid Sebesar Lapangan Bola Menabrak Bumi, Potensi Kiamat?
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Dari Desa untuk Warga, THR dan Jaminan Sosial Wujud Kepedulian Desa Wunut
-
Wanita Probolinggo Ditemukan Tewas Misterius di Pinggir Jalan
-
BRI Sokong UMKM Habbie: Minyak Telon dengan Ragam Aroma Terbanyak untuk Pasar Global
-
Jumlah Wisatawan ke KBS Surabaya Diprediksi Meningkat Hingga Hari Minggu
-
10 Korban Longsor di Jalur Cangar-Pacet Berhasil Ditemukan