SuaraJatim.id - Kabar tidak mengenakkan datang dari Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Salah satu hakim bernama Moch Arifin meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.
Humas Pengadilan Tipidkor Surabaya, Lufsiana membenarkan informasi tersebut. Almarhum meninggal pada Selasa (15/9/2020) dini hari.
"Iya betul mas beliau meninggal dunia akibat Covid-19. Meninggalnya tadi malam sekitar pukul 00.45 WIB," kata Lufsiana saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2020).
Lufsiana menjelaskan kalau mendiang Arif meninggal bukan di Surabaya melainkan di Semarang di tempat asalnya. Sebelum meninggal, istrinya terlebih dahulu meninggal juga akibat terpapar Covid-19.
"Istrinya meninggal dahulu pada 7 Agustus lalu juga akibat Covid-19. Terus Pak Arif meninggal semalam itu" ujarnya.
Meski ada salah satu hakim yang meninggal, PN Surabaya, kata Lufsiana, tidak akan memberlakukan lockdown. Namun, agenda tes swab akan dilakukan kembali bagi para hakim dan pegawai dalam instansi ini.
"Tidak ada lockdown, nanti akan ada swab kembali yang kedua," katanya.
Atas kabar duka tersebut, Lufsiana mengungkapkan bela sungkawa yang mendalam dan mendoakan almarhum meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. Apabila semasa hidupnya mendiang Arif memiliki salah mohon dimaafkan.
"Innalillahi wa innalillahi rojiun, mohon doanya dan mohon maaf kalau ada salah dan khilaf dari almarhum," ujarnya.
Baca Juga: Innalillahi! Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Sebab Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BRI Temani PMI Bangun Masa Depan, Bukan Sekadar Kirim Remitansi
-
BRImo Taiwan Buka Akses Perbankan Digital BRI Bagi PMI
-
Arema FC Pinjam Mauro Zijlstra dari Persija, Lini Serang Makin Tajam?
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung