Pihaknya juga akan melihat lagi literatur yang ada, mengenai kemungkinan adanya pemukiman kuno di sekitar pegunungan Raung, yang pernah dikunjungi Hayam Wuruk, Raja Majapahit yang berkuasa dari Tahun 1350-1389.
"Kita akan pelajari lagi literasinya agar dalam menafsirkan lebih jelas. Tapi dalam ciri-ciri fisik ini jelas dari Majapahit," tegasnya.
Bersama dengan bata kuno itu, ia juga mendapati lapisan pasir dengan warna agak hitam dan ketebalannya 15 centimeter.
Di atasnya lagi kata dia, ditemukan pasir tapi lebih kasar, agak bongkah dengan ketebalan 41 cm, berada di kedalaman 4,4 meter. Sebelum itu merupakan lapisan tanah lempung.
"Struktur bata pernah teruruk oleh lapisan vulkanis, teruruk lagi dengan lapisan lempung dengan kedalaman 4,4 meter. Jadi memang ada proses bencana alam di lokasi ini. Sehingga struktur ini kemudian terpendam," paparnya.
Ia berharap masyarakat mau bekerja sama kalau kemudian menemukan hal yang sama, karena hal itu ada kesinambungan.
Meski ditemukan struktur bata yang diindikasikan ada hubungannya dengan kerajaan Majapahit, tempat tersebut tak mungkin diekskavasi.
"Karena pemukiman padat penduduk sulit dilakukan eskavasi, kalau di sawah mungkin bisa dilakukan eskavasi," katanya.
Baca Juga: Struktur Bata Kuno Era Pra Majapahit Ditemukan di Nganjuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026