SuaraJatim.id - Seorang pria berinisial FSG (30) kini terpaksa mendekam di penjara setelah ditangkap polisi karena dianggap telah mengonsumsi narkoba di kediamannya, Gresik, Jawa Timur.
Dikutip dari Suara.com dari Beritajatim.com, Senin (21/9/2020), terungkapnya kasus narkoba ini gegara FSG kerap dicurigai warga tertawa sendirian dan tanpa sebab.
Dari kecurigaan itu, polisi lalu menyelidiki laporan warga dan meringkus pelaku. Diduga penyebab pelaku kerap tertawa itu karena obat haram ini dikabarkan sering digunakan oleh FSG.
“Awalnya warga melihat gelagat FSG mencurigakan. Tak lazimnya orang normal, pelaku juga sering menyendiri, jauh dari tetangga, terkadang juga suka tertawa tak jelas dan mengigau saat ketemu tetangga,” Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian.
Usai memperoleh adanya informasi, petugas Satnarkiba lantas melakukan penyelidikan. Ciri yang ditunjukkan FSG dicurigai petugas lantaran sama persis dengan ciri pemakai narkoba. Sebab, menurutnya, para pemakai dan pengedar narkoba ini juga menyendiri, tampak tak segar, pergelangan mata menghitam, dan jarang bersosialisasi.
Benar, petugas yang membuntuti pelaku mendapatkan gerak-gerik yang mencurigakan karena mengambil barang lalu disimpannya. Karena takut kehilangan jejak pelaku, petugas pun terus melakukan pengintaian dengan jarak aman. Sampai akhirnya pelaku menuju ke perumahan di Menganti, Gresik, dan tanpa ada perlawanan pelaku berhasil diamankan.
“Saat pengamanan pelaku petugas mendapati adanya sabu dan ganja kering. Pelaku juga mengaku suka memakai barang haram ini bersamaan. Saat ini masih kita kembangkan kasusnya,” papar Memo.
Selain barang bukti sabu 0,38 gram dan ganja 3,4 gram petugas juga menyita ponsel pelaku. Dalam ponsel pintar pelaku melakukan transaksi narkoba dengan cara ranjau. Usai dapat narkoba, pelaku langsung pergi ke rumah rekannya untuk pesta
Baca Juga: Janda Cantik Eks Istri Pengusaha Doyan Nyabu, Meracau saat Dicokok Polisi
Berita Terkait
-
Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan
-
Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 32 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama
-
Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Pemerintah Kaji Amnesti untuk Pengedar Narkotika Skala Kecil, Ini Kata Yusril
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Khofifah, Gus Iqdam, dan Syekh Afeefuddin Gelar Dzikir dan Sholawat Sambut Hari Jadi Jatim ke-81
-
Usai Usir Wawali Armuji dan Wabup Mimik, WNA Suriah Diamankan Imigrasi
-
Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya
-
Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung
-
Bertaruh Nyawa Padamkan Bromo: Sekuriti Hotel Itu Akhirnya Gugur