- Pria berinisial AR membakar dan menyebarkan video Alquran di Banyuwangi pada Selasa petang, 1 September 2026.
- Polisi bersama Resmob Polresta Banyuwangi memburu AR yang melarikan diri setelah aksinya memicu keresahan warga setempat.
- Pelaku diduga mengalami depresi berat akibat perceraian dan beban hidup sejak tahun 2019 silam.
SuaraJatim.id - Sebuah unggahan status WhatsApp (WA) mendadak menyulut kegemparan luar biasa di tengah masyarakat Muncar, Banyuwangi.
Bukan kabar duka atau promosi dagangan, melainkan sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi nekat seorang pria berinisial AR (40) tengah membakar musaf Alquran di halaman rumahnya.
Kejadian yang berlangsung pada Selasa (1/9/2026) petang tersebut seketika memicu keresahan warga Dusun Palurejo. Namun, saat pihak kepolisian bergerak cepat mengepung kediamannya, sang pemeran utama dalam video tersebut telah menghilang bak ditelan bumi.
Kapolsek Muncar, AKP Kusmin, membenarkan insiden yang mencoreng ketenangan warga Sumbersewu itu. Berdasarkan keterangan saksi, api mulai berkobar di halaman rumah pelaku sekitar pukul 18.15 WIB. Tak hanya membakar, AR sengaja merekam aksi tersebut dan menyebarkannya melalui fitur status di ponselnya.
"Kejadian itu direkam dan disebarkan sendiri oleh pelaku, sehingga membuat masyarakat geger. Begitu mendapat laporan, kami langsung mendatangi lokasi, namun AR sudah tidak ada di tempat," jelas AKP Kusmin, Kamis (3/9/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Di lokasi kejadian, polisi hanya mendapati sisa-sisa abu dan serpihan mushaf yang gagal dilahap api sepenuhnya. Barang bukti tersebut kini diamankan sebagai jejak digital dan fisik atas perbuatan sang pelaku.
Hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa AR diduga kuat sedang mengalami depresi berat. Tanda-tanda ketidakstabilan mentalnya sudah terlihat dalam kesehariannya yang janggal.
Warga sering melihat AR menunjukkan perilaku tak lazim, salah satunya kebiasaan memotong-motong uang kertas asli untuk kemudian ditempelkan secara acak di dinding rumahnya. Penyelidikan lebih dalam mengarah pada perceraian.
"Pelaku mengalami perubahan perilaku yang drastis sejak bercerai dengan istrinya pada tahun 2019. Istrinya bekerja sebagai tenaga kerja migran di luar negeri dan meninggalkan dua anak yang masih kecil," ungkap Kusmin.
Baca Juga: Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi
Kombinasi antara kesepian, beban mengurus anak sendirian, dan perpisahan yang menyakitkan diduga menjadi pemicu ambruknya kesehatan mental AR hingga berujung pada aksi radikal tersebut.
Hingga kini, keberadaan AR masih menjadi misteri. Jajaran Polsek Muncar tidak bekerja sendiri; mereka mendapat bantuan dari tim Resmob Satreskrim Polresta Banyuwangi untuk melacak jejak pelarian pria tersebut.
"Kami sudah memeriksa orang tua pelaku dan saksi-saksi lain. Fokus utama saat ini adalah segera mengamankan pelaku demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan hukum tetap tegak," tutup Kusmin.
Berita Terkait
-
Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi: Optimis Tumbuh
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Pecah Kaca di Siang Bolong: Fortuner Jadi Sasaran Empuk Maling Usai Ambil Uang di Bank Banyuwangi
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia
-
Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi
-
Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang
-
Mitsubishi Destinator Ultimate: 7-Seater Family Car yang Bikin Perjalanan Keluarga Lebih Mewah
-
Tak Perlu Ribet, Qlola Mobile BRI Permudah Akses Finansial Perusahaan