SuaraJatim.id - Sebanyak 47 orang warga binaan pemasyarakatan atau WBP Lapas Kelas I Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, dievakuasi masuk ke ruangan isolasi dan perawatan setelah terkonfirmasi positif Covid-19.
Kalapas Surabaya Gun Gun Gunawan mengatakan, untuk pegawai yang dinyatakan positif Covid-19 langsung diminta melakukan isolasi mandiri.
"Kami mengetahui kabar tersebut setelah melakukan uji usap massal pada 18 dan 21 September lalu," kata Gun Gun di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (25/9/2020).
Ia menuturkan ada sebanyak 400 spesimen dari warga binaan dan pegawai diperiksa untuk mengetahui adanya virus corona.
"Ini menjadi bagian dari upaya tracing yang kami lakukan setelah beberapa waktu lalu WBP yang sempat positif Covid-19 dinyatakan sembuh," ujarnya.
Gun Gun melanjutkan, sebenarnya belum ada surat resmi terkait hasil tes swab massal dari Laboratorium RSUD dr Soetomo karena pemberitahuan hanya dilakukan secara lisan saja. Namun, kata dia, pihaknya tetap melakukan upaya secepat mungkin untuk meminimalkan penyebaran yang lebih luas.
"Kami belajar dari pengalaman sebelumnya dan berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi warga binaan kami, keselamatan warga binaan adalah prioritas kami," tuturnya.
Semua warga binaan yang dinyatakan positif Covid-19, lanjut Gun Gun, dalam keadaan baik, tidak ada gejala seperti batuk, demam atau ciri-ciri Covid-19 lainnya. Meski begitu, Gun Gun menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus kepada pasien.
Pihaknya telah menyediakan obat-obatan, makanan bergizi dan suplemen agar kondisi pasien tetap baik.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Marah, Kondisi Pandemi Warganya Banyak Main Togel Online
"Kami juga telah menjalin koordinasi dengan gugus tugas provinsi dan RSUD dr Soetomo, kami berharap dukungan masyarakat agar penanganan di lapas bisa berjalan dengan baik," tandasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia
-
Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya
-
Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Nekat Jualan Dekat Masjid, Toko Miras di Blitar Akhirnya Digembok
-
Rekor MURI Esther Irawati: Profesor AI Perempuan Termuda RI yang Perangi Hoaks Lewat Mata Digital
-
Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan
-
Pemuda Trowulan Tewas Hantam Bokong Dump Truk yang Parkir di Bahu Jalan
-
Siswi di Pamekasan Melahirkan Bayi Tak Bernyawa, Pelaku Ayah Kandung Sendiri