Scroll untuk membaca artikel
Bangun Santoso
Kamis, 01 Oktober 2020 | 08:15 WIB
Ilustrasi mayat (Shutterstock)

SuaraJatim.id - Tim dokter forensik melakukan autopsi terhadap jenazah AM (26), seorang janda yang ditemukan tewas di pinggir sungai Desa Talang Tangsi, Kecamatan Pajar Bulan, Lahat, Sumatera Selatan, pada 17 Agustus 2020. Autopsi digunakan dalam melengkapi berkas perkara.

Makam janda itu dibongkar dan langsung ditutupi tenda, Rabu (30/9/2020). Sejumlah petugas kepolisian melakukan penjagaan di sekitar makam.

Kapolsek Pajar Bulan AKP Kasmini mengungkapkan, autopsi dilakukan tim dokter forensik Polda Sumsel yang dipimpin dr Kompol Mansuri. Autopsi jenazah digelar di atas makam karena tak memungkinkan lagi dibawa ke rumah sakit.

"Benar, hari ini makam korban dibongkar untuk autopsi. Keluarga sudah memberikan izin," ungkap Kasmini, Rabu (30/9), sebagaimana dilansir dari Batamnews.co.id (jaringan Suara.com).

Baca Juga: Kasus Rudapaksa Geng di India, Polisi Dituduh Kremasi Korban Tanpa Izin

Dia menjelaskan, hasil autopsi bertujuan untuk mengungkap penyebab dan kapan korban meninggal. Dari situ juga bisa saja terungkap temuan baru dalam kasus ini.

"Kita bisa melengkapi berkas perkara dan dilimpahkan ke kejaksaan," ujarnya.

Ia mengatakan, tiga tersangka yakni Tanhar (43), Mirzal Hadi (31), dan Fikriadi (23), masih dilakukan penahanan di mapolsek. Sementara dua pelaku yang masih buron dikabarkan sudah kabur ke luar Lahat dan sedang diburu petugas.

"Dua DPO masih kita kejar. Mudah-mudahan mereka segera ditangkap," katanya.

Sebelumnya, seorang wanita berinisial AM (26) ditemukan di pinggir Sungai Betung, Desa Talang Tangsi, Kecamatan Pajar Bulan, Lahat, Senin (17/8). Janda muda tersebut diketahui korban perkosaan dan pembunuhan.

Baca Juga: Digilir Empat Pria hingga Patah Tulang, Korban Akhirnya Meninggal Dunia

Fakta itu ditemukan berdasarkan hasil visum dokter forensik selanjutkan dilakukan penyelidikan oleh polisi. Alhasil, polisi menangkap tiga dari lima pelaku.

Load More