SuaraJatim.id - Seorang petani warga Anggaswangi, Sukodono, Sidoarjo, mendengar suara rintihan di semak-semak saat pergi ke sawah. Setelah dicek, ada pria penuh dengan luka sedang meringis.
Petani ini bernama Wiyoto (26), warga Dusun Kweni. Sementara pria yang ditemukan nyaris sekarat itu bernama Adin Hariyanto, warga Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Sukodono. Pria 26 tahun itu diduga menjadi korban begal.
Saat ditemukan, kordisi korban tidak berdaya dan wajahnya penuh luka serta darah. Dalam kondisi itu, korban juga tidak membawa motor dan barang lainnya, seperti HP dan dompetnya juga raib.
Polisi yang datang langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya korban dievakuasi ke RS Rohman Rohim guna dilakukan perawatan dan Permintaan Visum et repertum.
Dari hasil visum korban mengalami luka di beberapa bagian kepala, yakni rahang kanan patah, tulang leher retak, mata kanan lebam, hidung luka, bibir luka dan ada penggumpalan darah di kepala.
"Korban sudah dirujuk ke RSUD Sidoarjo, dan sekarang dirawat di ICU, karena ada penggumpalan darah," katanya.
Sementara itu Kapolsek Sukodono Iptu Warjiin Krise mengatakan sudah menerima laporan dari keluarga korban. Dari keterangan keluarga korban, ada beberapa barang berharga korban yang hilang.
“Sepeda motor, handphone dan dompet berisi surat-surat korban tidak ditemukan di TKP. Hilangnya barang-barang ini sementara masih kita selidiki. Kita kesulitan mencari saksi, karena korban belum bisa dimintai keterangan,” tandas mantan Wakasat Intelkam Polresta Sidoarjo itu.
Yudi, keluarga korban mengetahui kabar Adin Hariyanto luka parah itu dari petugas piket Polsek Sukodono. Petugas piket Unit Reskrim Polsek Sukodono juga mendatangi rumah korban dan memberitahu jika korban di rawat di RS Rohman Rohim Sukodono.
Baca Juga: Detik-Detik Begal Sadis Ditembak saat Membabi Buta Tikam Polisi
Petugas belum mengetahui penyebab luka parah yang dialami korban. "Polisi hanya memberi kabar dan memastikan jika korban adalah anggota keluarga sini. Karena saat itu korban sulit diajak bicara dan korban tak membawa identitas," katanya, Jumat (2/10/2020).
Yudi menceritakan, awal mulanya, korban Adin ditemukan petani bernama Wiyoto warga Desa Anggaswangi saat hendak pergi ke sawah untuk memeriksa aliran air.
Sesampai di TKP yakni perbatasan antara Desa Anggaswangi dan Desa Suruh, Sukodono, tepatnya di dekat Punden Mbah Guntur, Wiyoto melihat korban berada di semak-semak dengan kondisi wajah penuh luka dan berlumuran darah.
"Awalnya Pak Wiyoto ragu untuk mendekat. Akhirnya Pak Wiyoto memberanikan diri untuk memeriksa korban," paparnya.
Saat didekati Wiyoto, ternyata korban masih dalam keadaan sadar. Meskipun sulit diajak komunikasi, namun korban bisa menyebut namanya saja yakni ‘Adin’.
Usai mengetahui keadaan pria itu, selanjutnya Wiyoto memberitahu warga. Dan salah satu warga langsung menghubungi Polsek Sukodono. "Warga menghubungi petugas piket reskrim memberitahukan peristiwa tersebut," ujar pria yang akrap disapa Therot itu.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-Detik Begal Sadis Ditembak saat Membabi Buta Tikam Polisi
-
Tikam Polisi, Begal Sadis Bercelurit di Medan Tewas Dibedil
-
Korbannya Cacat Seumur Hidup, Polisi Amankan Begal Sadis di Palembang
-
Dikenal Sadis Saat Begal, HK Bacok Korban hingga Cacat Seumur Hidup
-
Belasan Kali Beraksi, 6 Begal Sadis di Jember Akhirnya Diringkus Polisi
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Setelah Sang Kakak, Kini Adiknya Ditemukan Tewas di Pantai Seruni Payangan Jember
-
Ironi! Banyak Anggota DPRD Blitar Absen Saat Tradisi Sakral Brokohan Pancasila
-
BGN Segel 27 SPPG di Sampang Gara-Gara Limbah
-
Ban Pecah di Lajur Cepat, Tiga Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Surabaya-Mojokerto
-
Skandal 30 Detik Muda Mudi di Alun-Alun Sidayu: Fasilitas Publik Jadi Panggung Cinta Terlarang