SuaraJatim.id - Dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020 wilayah II, tim robot pemadam api dari Universitas Jember (UNEJ) berhasil meraih juara dua. Ini prestasi menggakan bagi UNEJ.
Selain menyabet juara dua, tim beranggotakan tiga orang ini juga memperoleh predikat The Best Design untuk Wilayah II yang meliputi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Tengah hingga Papua.
Hasil ini membuat tim robot CDAST berhasil tampil di final Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020 yang akan dihelat bulan November nanti.
Ketua Tim Robot CDAST FT Nabil Bachroin menyatakan rasa bangganya bisa menjadi juara dua, meski timnya tak dijagokan dalam kompetisi robot ini.
"Kami bisa mengalahkan tim yang sudah langganan jadi juara, bahkan pernah juara di tingkat internasional seperti tim robot Universitas Muhammadiyah Malang. Alhamdulillah kami berada di peringkat kedua sementara mereka yang dijagokan malah ada di peringkat 19," ungkap Nabil melalui rilis yang diterima suarajatimpost.com, media jejaring suara.com, pada Jumat (16/10/2020).
Nabil mengakui, faktor Covid-19 secara tidak langsung menjadi salah satu faktor keberhasilan timnya melaju hingga final. Pasalnya, jika semula robot yang dibikin bertugas memadamkan api, kini tugasnya ditambah dengan menyemprotkan disinfektan.
Model rintangan yang diujikan pun makin beragam dan berbeda jauh dengan rintangan tahun lalu sebelum pandemi Covid-19 merebak.
"Akibatnya semua tim mau tidak mau membuat dan memprogramkan ulang robotnya, bahkan menyusun dari nol lagi. Banyak tim yang terlanjur menggunakan basis robot tahun lalu gagal di ajang tahun ini. Jadi ternyata Covid-19 memaksa kami untuk lebih kreatif lagi," kata Nabil sambil tertawa.
Terkait persiapan di final Nabil, menyebut tengah menyempurnakan robot CDAST, terutama di bagian kaki – kaki robot. Sebab satu kaki perlu tiga motor serta penyempurnaan di sistem navigasi yang akan menuntun robot untuk menemukan sasaran.
Baca Juga: KKN UNEJ Ubah Desa Dlimas Menjadi Produktif Dan Sehat
Ada dua dosen yang turun langsung membimbing mereka, yakni Khoirul Anam, PhD., dan Wahyu Muldayani, ST., MT.
"Semoga penampilan Robot CDAST kami makin baik di babak final, agar bisa meraih prestasi yang lebih baik. Target kami ingin memperbaiki prestasi sebab prestasi tertinggi tim Robotika FT Universitas Jember menduduki juara harapan empat di ajang KRI tahun 2018 lalu," ujarnya.
Berita Terkait
-
KKN UNEJ Ubah Desa Dlimas Menjadi Produktif Dan Sehat
-
Mahasiswa KKN UNEJ Memperkenalkan Media Pemasaran Online pada UMKM
-
Pulang Kampung, Mahasiswa KKN UNEJ Membuat Media Belajar Interaktif
-
Janji Presiden Jokowi Bentuk Pusat Legislasi Nasional Dipertanyakan
-
BEM Unej Setuju Pertemuan Dengan Jokowi Harus Disiarkan Televisi Nasional
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
Gempa M 6,4 Guncang Pesisir Selatan Jawa, Pacitan hingga Surabaya, Ini Penjelasan BMKG
-
5 Fakta Kejari Geledah Kantor Dispora Malang, Bongkar Korupsi Dana Hibah KONI Rp 2,5 Miliar
-
5 Fakta Suami Cekik Istri Siri di Kafe Bangkalan hingga Pingsan, Ini Kronologinya
-
3 Fakta Gus Idris Bongkar Isu Pelecehan Seksual Viral, Siap Ikuti Proses Hukum!
-
Simpan 60 Kilo Sabu di Apartemen MERR Surabaya, WN Malaysia Terancam Hukuman Mati