Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 06 Februari 2026 | 06:44 WIB
Ilustrasi gempa bumi (pixabay)
Baca 10 detik
  • Gempa tektonik magnitudo 6,4 mengguncang perairan selatan Pacitan, Jawa Timur, Jumat dini hari pukul 01.10 WIB.
  • Pusat gempa dangkal (10 km) di laut menyebabkan getaran kuat dirasakan luas hingga Surabaya dan tidak berpotensi tsunami.
  • BPBD memastikan belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan, sambil mengimbau warga tetap waspada pascagempa.

SuaraJatim.id - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,4 mengguncang perairan selatan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini (6/2/2025) hari sekitar pukul 01.10 WIB.

Guncangan kuat ini sontak membangunkan warga di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa, memicu kepanikan dan membuat sebagian memilih berhamburan keluar rumah.

Pusat gempa yang relatif dangkal, yakni 10 kilometer di bawah permukaan laut, menjadi penyebab kuatnya getaran yang dirasakan luas.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episentrum gempa berada di koordinat 8,89 Lintang Selatan dan 111,18 Bujur Timur, sekitar 90 kilometer di perairan tenggara Kabupaten Pacitan.

Guncangan gempa dilaporkan terasa di berbagai wilayah di Jawa Timur, mulai dari Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, hingga kota-kota besar seperti Surabaya, Pasuruan, Jember, dan Banyuwangi. Bahkan, beberapa daerah di jalur Pantura juga turut merasakan getaran.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, mengonfirmasi data dari BMKG.

"Informasi yang kami terima dari BMKG, gempa terjadi di laut dengan kedalaman dangkal," ujar Triadi dalam pesan singkat di grup internal BPBD Trenggalek.

Ia juga menambahkan bahwa BMKG telah memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Meskipun demikian, kuatnya guncangan dini hari itu cukup membuat warga panik. Banyak yang terbangun dari tidur dan memilih keluar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Baca Juga: Khofifah Tunjuk F Bagus Panuntun Jadi Plt Wali Kota Madiun, Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Baik

Hingga Jumat pagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak belum menerima laporan adanya korban jiwa, korban luka, maupun kerusakan bangunan signifikan akibat gempa tersebut.

"Saat ini kami masih terus memantau perkembangan di lapangan, termasuk kemungkinan dampak lanjutan. Kami berharap tidak terjadi gempa susulan," kata Triadi, menekankan pentingnya kewaspadaan pasca-gempa. Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD.

Load More