SuaraJatim.id - Gelombang protes massa aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja dan Omnibus Law di beberapa kota di Jawa Timur kembali terjadi kemarin, Kamis (22/10/2020).
Di Jember dan Banyuwangi, demonstrasi dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa berakhir ricuh dan bentrok dengan aparat keamanan.
Di Jember misalnya, aliansi mahasiswa menolak beleid tersebut sempat rusuh. Massa aksi melempari gedung DPRD dengan batu. Bahkan juga terdengar suara semacam ledakan di sekitar lokasi demonstrasi.
Berbeda kasusnya dengan di Banyuwangi. Di kabupaten paling ujung timur Pulau Jawa, itu demonstran gabungan dari elemen mahasiswa dan buruh terlibat bentrok dengan kepolisian.
Akibat peristiwa ini dua orang dikabarkan masuk rumah sakit. Kabar demonstrasi rusuh berakhir bentrok di Banyuwangi ini juga ramai dan viral di media sosial Twitter.
Dalam cuitan tersebut juga dikabarkan ada 4 orang demonstran harus dibawa ke rumah sakit sebab mengalami luka. Rincianyya 2 orang masuk UGD sementara 1 orang cidera dan 1 orang lagi mengalami sesak napas.
Hingga berita ini diturunkan Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdianzyah Zeinardi belum bisa dihubungi.
Baca Juga: Hari Ini Petinggi KAMI Ahmad Yani Diperiksa Polisi Setelah Hampir Ditangkap
Tag
Berita Terkait
-
Hari Ini Petinggi KAMI Ahmad Yani Diperiksa Polisi Setelah Hampir Ditangkap
-
Demo Tolak Omnibus Law di Jember Diwarnai Ledakan, Mahasiswa: Revolusi...!
-
Ditunda, Demo Omnibus Law di Surabaya Tak Jadi Empat Hari Berturut-Turut
-
Asfinawati Depan Mahfud MD: Omnibus Law Bagai Makanan Lezat yang Diludahi
-
Demo Tolak UU Ciptaker di Jambi Ricuh hingga Malam, Motor Polisi Dibakar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Selasa 24 Februari 2026, Bolehkah Makan dan Minum Setelah Imsak?
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia