SuaraJatim.id - Diduga karena kurang hati-hati, pengendara motor terlibat kecelakaan dengan Bus kota di Jalan Diponegoro Surabaya. Korban bernama Sudiyanto (55), warga Ketintang Permai, itu tewas di lokasi kejadian.
Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Muhammad Fakih membeberkan peristiwa terjadi pukul 12.45 WIB. Kecelakaan melibatkan pengendara motor Zuzuki bernopol L-3117-AZ dengan Bus kota Mandiri Putra Buana bernopol L-7549-UM.
"Terjadi laka lantas di Jalan Diponegoro depan SPBU Surabaya. Diketahui satu orang meninggal dalam insiden tersebut," kata AKP Muhammad Fakih saat dikonfirmasi, Jumat (23/10/2020).
Fakih mengatakan, kronologi kecelakaan bermula ketika sang pengendara motor yang diduga kurang hati-hati saat melakukan dari arah timur Jalan Diponegoro. Sementara itu sebuah bus kota melaju dari arah utara.
"Pengendara motor dari Jalan Dr Soetomo belok kiri ke Jalan Diponegoro. Karena kurang hati-hati, sehingga terjadi laka lantas dengan Bus kota yang berjalan lurus dari arah utara ke selatan jalan Diponegoro,” bebernya.
Informasi dari kepolisian yang didapat dari saksi mata di lokasi mengatakan bahwa korban diduga terpeleset akibat mentega yang tercecer di sekitar lokasi. Hal tersebut yang membuat korban kehilangan kendali dan menabrak bus.
Polisi sampai saat ini masih melalukan penyelidikan atas dugaan korban yang terpeleset hingga menyebabkan meninggal dunia.
"Informasi tadi dia terpeleset mentega, itu masih kita dalami apakah hal itu membuatnya tidak menguasai kendaraan," ujarnya.
Sementara untuk korban yang meninggal dunia sudah dibawa menuju rumah sakit untuk dilakukan visum. Sudiyanto meninggal setelah tubuhnya membentur bagian kiri bus.
Baca Juga: Beda Simbol! Machfud-Mujiaman Limousine, Eri-Armuji Odong-Odong
"Korban sudah dibawa ke RSU dr Soetomo untuk dilakukan visum," pungkas Fakih.
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
-
Beda Simbol! Machfud-Mujiaman Limousine, Eri-Armuji Odong-Odong
-
Labkesda Disanjung Wali Kota Risma, Mengecewakan Bagi Warganet Surabaya
-
DPRD DKI Bertemu Risma, DPRD Surabaya: Kota Banjir Belajar ke Kota Banjir?
-
Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta Minta Saran ke Wali Kota Risma Atasi Banjir
-
Bukan hanya Bandung, Kota Ini juga Asyik untuk Staycation
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lewat BRIVolution Reignite, BRI Bukukan Transaksi Rp7.057 Triliun
-
5 Fakta Pemuda Begal Payudara Siswi SMA Blitar Saat Puasa, Dikejar Warga hingga Diringkus Polisi
-
Ibu-Anak Tewas Tanpa Busana di Bekas Asrama Polri Jombang, Diduga Tenggak Cairan Kimia
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional