SuaraJatim.id - Polsek Umbulsari Jember segera berkoordinasi dengan RS Patrang untuk memeriksa kejiwaan Nuril Huda Efendi, pelaku perusakan dua ATM di Kabupaten Jember.
Polisi mengambil langkah itu, lantaran pelaku sendiri ketika dimintai keterangan kurang kooperatif dan tidak jelas perkataannya, hingga kata kata tidak pantas juga sering muncul dari mulut pemuda paruh baya tersebut.
"Kami unit reserse kriminal mapolsek Umbulsari langsung berkoordinasi dengan pihak medis kejiwaan RS Patrang untuk memastikan yang bersangkutan" ujar Kanit Mapolsek Umbulsari Bripka Quzaeni, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring suara.com, Senin, (2/11/2020).
Hingga Senin siang Quzaeni selalu Kanit Reskrim juga masih menunggu hasil surat kejiwaan dari RS Patrang tersebut. karena pasca kejadian pihaknya juga langsung membawa yang bersangkutan ke RS Patrang Jember.
Sebelumnya diberitakan, pelaku pengerusakan dua unit mesin ATM di Kecamatan Umbulsari disebut keluarga tengah mengalami depresi berat.
Ibu pelaku Marhamah (60) mengisahkan anaknya memang tak pernah meninggalkan rumah dalam keadaan lama. Hal berbeda justru terjadi pada Rabu kemarin 28 Oktober 2020 dimana Nuril Huda keluar rumah begitu lama.
“Kalau keluar rumah tidak pernah lama, paling lama satu jam, dan biasanya berkunjung ke rumah sanak keluarga yang tempat tinggalnya tidak terlalu jauh dari rumahnya. Tetapi pada Rabu kemarin, sampai maghrib tidak kunjung pulang,” ucap ibunya pada Kamis sore (29/10/2020).
Dirinya mengaku terkejut saat mendapat kabar dari temannya bahwa sang anak diamankan polisi, lantaran diduga melakukan pengerusakan ke dua unit ATM di Kecamatan Umbulsari.
"Saya sangat khawatir karena kondisi kejiwaan Nuril dalam keadaan tidak stabil sekitar 6 bulan yang lalu. Selepas sholat isya', saya sangat terkejut saat diberi tau temannya bahwa Nuril ditangkap polisi,” ungkapnya.
Baca Juga: BRI Pastikan Tak Ada Uang Hilang di ATM yang Dirusak Orang Tak Dikenal
Berita Terkait
-
BRI Pastikan Tak Ada Uang Hilang di ATM yang Dirusak Orang Tak Dikenal
-
Heboh! Pria Jember Ngamuk Hancurkan Mesin ATM Pakai Godam
-
5 Pelaku Anarkis Demo Ditangkap Polisi Bukan Dari AJM, Terus Siapa Mereka?
-
Demo Tolak Omnibus Law di Jember Diwarnai Ledakan, Mahasiswa: Revolusi...!
-
Modus Pasang Stiker Call Center Palsu, Komplotan Bobol 8 ATM di Bali
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Nenek Suhaena Ditemukan Hangus Terbakar di Ladang Sunyi Sumenep
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi