SuaraJatim.id - Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab mencak-mencak disebut pulang karena overstay. Oleh sebab itu, Rizieq ingin mempolisikan semua pihak menyebutnya seperti itu.
Namun Politisi PDI Perjuangan Dewi Tanjung alih-alih takut, Ia malah menyebut Rizieq lagi ngambek. Ia juga menyarankan Rizieq tidak perlu gengsi jika dipulangkan oleh Pemerintah Arab Saudi karena overstay.
“#RizikOverstay nggak usah gengsi deh kalau dideportasi oleh Pemerintahan Arab Saudi karena overstay. Masa karena ada yang bilang Rizieq overstay lalu harus ngambek,” tulis Dewi Tanjung di akun Twitter pribadinya, Rabu (04/11/2020).
“Santai aja broo. Ente nggak usah ngancam-ngancam orang deh. Nggak ada yang takut sama ente paham itu,” sambung Dewi.
Habib Rizieq baru-baru ini menyatakan akan menuntut siapapun orang yang menyebut dirinya overstay di Arab Saudi. Hal itu ia sampaikan melalui kanal YouTube Front TV.
HRS bahkan tak segan-segan akan menyeret siapapun yang menyebut dirinya overstay ke ranah hukum, bahkan pejabat Indonesia sekalipun.
“Oleh karena itu, saya nyatakan, mulai saat ini, siapa pun, termasuk pejabat Indonesia baik dalam negeri maupun luar negeri, kalau ada yang mengatakan saya overstay, saya akan tuntut secara hukum,” kata Habib Rizieq Shihab.
Pernyataan Rizieq ini pun lantas ramai mendapat beragam tanggapan dari berbagai pihak, termasuk politisi PDIP, Dewi Tanjung.
Dewi Tanjung memang kerap melontarkan komentar pedas dan kontroversial. Bahkan, cuitannya terkait Habib Rizieq bukanlah komentar kontroversial pertamanya.
Sebelumnya, ia juga sempat menyentil ormas Islam FPI dan PA 212 yang melakukan aksi demo di kedubes Prancis, terkait pernyataan Macron.
Secara gamblang Dewi Tanjung menyindir keras FPI dan beberapa ormas Islam yang melakukan demonstrasi di kedubes Prancis, ia menyebut mereka tak punya nyali jika harus pergi perang langsung ke Prancis.
“Zulkarnaen, Maaher, PA 212, FPI, dan ustaz-ustaz kadrun hanya gede bicara. Mereka enggak berani dan enggak punya nyali pergi perang beneran ke Prancis. Kelompok penjual agama ini hanya jago kandang dan jago keroyokan,” tulis Dewi Tanjung melalui akun Twitter pribadinya, pada Senin 2 November 2020 lalu.
Ia menilai, demo waktu itu, tidak akan berpengaruh terhadap tuntutan dan keinginan demonstran terhadap Presiden Prancis.
Lebih tegas lagi politikus yang belakangan bersuara santer ini, meminta demonstran seperti FPI, PA 212, Tengku Zulkarnaen, Maaher dan ustaz-ustaz kadrun jika berani langsung datangi negara tersebut dan berperang secara langsung ke Prancis.
“Saya mau tantang FPI, PA 212, dan kadrun khilafah yang teriak-teriak boikot produk Prancis, katanya kalian bela Islam dan bela Nabi Muhammad, perang dong ke Prancis sana, bukan hanya berani teriak demo di depan kedubes Prancis saja. Kadrun bisanya cuma ngomong, tapi nyali enggak ada,” tutur Dewi Tanjung.
Tag
Berita Terkait
-
Rizieq Ngancem Mau Lapor Polisi, Dewi Tanjung: Nggak Ada yang Takut Ente
-
Ngancem-Ngancem, Dewi Tanjung Sebut Habib Rizieq Ngambek
-
Habib Rizieq Pulang, Ustadz Yusuf Mansur Rindu Bershalawat Bareng Lagi
-
Menko Polhukam Mahfud MD: Habib Rizieq Akan Dideportasi
-
Tak Disangka! 6 Orang Ini Berjasa Bantu Habib Rizieq Pulang 10 November
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit