SuaraJatim.id - Borok dokter AM, kepala Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember, Jawa Timur, kian menganga. Setelah video mesumnya dengan bidan viral bikin geger warga, ternyata kasus serupa pernah terjadi.
Seperti diungkapkan Sugeng, mantan perawat di Pustu Curahnongko yang mengaku pernah menjadi korban dari perbuatan AM. Akibat perbuatan mantan atasannya itu Sugeng harus bercerai dengan istrinya.
“Peristiwanya antara 2008 sampai 2009. Sebelumnya saya dan istri juga berdinas di Pustu Curahnongko, bersama dengan dr AM. Tapi kemudian saya studi ke Belanda,” tutur Sugeng kepada wartawan di Jember, Kamis (12/11/2020).
Sugeng pada 2008 mendapat beasiswa di Belanda terpaksa harus meninggalkan istrinya di Jember. Kebetulan saat itu, AM juga menjadi Kepala Pustu Curahnongko.
Ketika itu, perselingkuhan antara istri Sugeng yang berprofesi sebagai bidan, terjadi dengan dr AM. Sugeng yang mendapat kabar tersebut langsung pulang ke tanah air untuk membuktikannya.
“Ya memang benar terjadi perselingkuhan itu. Cuma saat itu tidak sampai viral, karena belum musim medsos dan smartphone seperti sekarang,” tutur Sugeng.
Begitu mendapatkan bukti istrinya berselingkuh dengan dr AM, Sugeng langsung membawa masalah ini ke Pengadilan Agama (PA) Jember. Keduanya kemudian bercerai.
Sugeng kemudian mengajukan permohonan agar dimutasi keluar dari Pustu Curahnongko dan berjauhan dari wilayah Kecamatan Tempurejo.
“Karena saya merasa tidak nyaman bekerja bersama dengan dia,” papar Sugeng.
Baca Juga: Video Mesum Dokter dan Bidan di Jember, Suami Bidan: Keluarga Saya Hancur!
Namun Sugeng tidak sampai membawa masalah ini ke ranah pidana. “Karena itu, saat ini saya memberikan dukungan (ke dokter HW) agar kasus ini di bawa ke ranah pidana. Biar ada efek jera. Karena bukan yang pertama kalinya,” papar Sugeng.
Pada 2009 dokter DM ini sebenarnya juga sudah dilaporkan ke atasasnnya. AM kemudian dipanggil dan diperiksa oleh Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Jember.
Namun tidak ada sanksi tegas. “Ya cuma pemeriksaan. Setelah selesai, AM ditarik untuk 'disekolahkan' di Dinkes selama empat bulan. Setelah itu kembali lagi menjadi kepala puskesmas di beberapa tempat. Kemudian kembali lagi menjadi Kepala Pustu Curahnongko,” kata Sugeng.
Sebelumnya, Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, dr AM, tengah menjadi sorotan. Ia diduga melakukan perzinahan dengan AY, bidan ASN yang juga berdinas di pustu yang sama.
Keduanya merekam perbuatan tersebut, lantas viral. Tak terima istrinya direbut, HW berencana mempidanakan AM. HW yang juga berdinas di Pustu Curahnongko itu terlebih dulu berkonsultasi dengan penyidik Satreskrim Polres Jember untuk mempersiapkan bukti-bukti apa saja yang dibutuhkan.
Berita Terkait
-
Video Mesum Dokter dan Bidan di Jember, Suami Bidan: Keluarga Saya Hancur!
-
Pedih! Suami Bidan di Video Mesum Jember Sekantor Sama Dokter Pemeran Pria
-
Geger Video Syur Petugas Medis, Bidan Asyik Dicumbu Kepala Puskesmas
-
Polisi Akan Selidiki Video Mesum Dokter dan Bidan Puskesmas di Jember
-
Heboh Video Mesum Bidan dan Kepala Puskesmas Curahnongko Jember
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Penyaluran Rumah Subsidi Melonjak, BRI Optimistis Dukung Program Perumahan Nasional
-
5 Risiko Pakaian Bekas, Ini Peringatan Dokter Penyakit Kulit
-
5 Fakta Kebun Binatang Surabaya Usai Digeledah Kejati Jatim, Manajemen Pastikan Wisata Normal
-
Kasus Pencabulan Santriwati: Oknum Lora Bangkalan Ditahan Polda Jatim, Korban Dibawa Kabur 19 Hari!
-
Soal Bantuan Korban Gempa Pacitan, Ini Kata Wagub Jatim