SuaraJatim.id - Organisasi Islam Rabitha Alawiyah, pencatat dan penghimpun para keturunan Nabi Muhammad SAW menyentil Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.
Gara-garanya dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan Jakarta, beberapa waktu lalu, Rizieq menyinggung kata Lonte dan dialamatkan kepada seseorang. Divisi Humas Rabitha menilai kata tersebut tak pantas dilontarkan oleh orang yang anyak pengikut.
Rabithah Alawiyah juga menganggap isi cerama Rizieq tidak elok. Rabithah Alawiyah memandang isi ceramah menyoal lonte tidak elok disampaikan dalam forum atau acara maulid, terlebih hak itu diucapkan oleh Rizieq yang memiliki banyak pengikut.
"Memang, apa pun konteks dan background-nya, itu tidak elok disampaikan. Apalagi oleh seseorang yang memiliki banyak pengikut, panutan, yang tentu memuat tanggung jawab lebih," ujar divisi humas Rabithah Alawiyah saat dihubungi, Selasa (17/11/2020).
Rabithah Alawiyah mengingatkan, sebaikanya Rizieq dapat menjaga tutur kata dan perilaku. Terutama dalam menyampaikan suatu hal berkaitan dengan keagamaan dimana harus memperhatikan etika.
"Memang kalau berbicara soal nilai etika dan perilaku, berlaku pada siapa saja. Siapa pun dia harus sesuai berperilaku sesuai norma etika dan kepatutan yang berlaku di masyarakat, apalagi dalam konteks keagamaan," kata Rabithah Alawiyah melalui divisi humas.
Pentolan FPI Rizieq Shihab sebelumnya menyentil seorang perempuan di depan jamaahnya dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (14/11/2020).
Penggalan video ceramah Rizieq Shihab ini viral di media sosial beberapa hari terakhir. Netizen geger gara-gara Habib menyentil seorang perempuan yang diduga artis Nikita Mirzani.
"Ada lonte hina habib? Pusing pusing! Ampe lonte ikut-ikutan ngomong iyee.." kata Rizieq dilansir dari tayangan YouTube Front TV (15/11/2020).
Baca Juga: Banyak Pengikut dan Jadi Panutan, Kata Lonte Tak Bagus Diucap Habib Rizieq
Kontan pernyataan itu langsung membuat jemaah riuh. Rizieq Shihab pun melanjutkan ceramahnya.
"Saudara, lanjut jangan?" tanya Rizieq yang kemudian dijawab "Lanjut" oleh jemaah.
"Tapi jangan berisik dong," kata Rizieq.
Habib yang baru saja pulang dari Arab Saudi itu kemudian angkat bicara soal komentar perempuan itu terhadapnya. Ia mengaku tidak marah dengan komentar tersebut.
"Saya enggak marah, cuma ada umat yang marah. Ngancam mengepung lonte. Eh polisi kalang kabut jagain lonte," ujar Rizieq yang kembali membuat jemaah heboh.
"Kacau kacau!" imbuh Rizieq.
Berita Terkait
-
Banyak Pengikut dan Jadi Panutan, Kata Lonte Tak Bagus Diucap Habib Rizieq
-
Gegara Ceramah Lonte, Rizieq Shihab Dikritik Rabithah Alawiyah: Tak Elok
-
Soal 'Ceramah Lonte' Habib Rizieq, Begini Tanggapan Rabithah Alawiyah
-
Izin Reuni 212 di Monas Ditolak, Panitia Ganti Webinar Bareng Rizieq Shihab
-
Respons Rabithah Alawiyah soal 'Ceramah Lonte' Habib Rizieq
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya