SuaraJatim.id - Terkait fenomena munculnya awan raksasa menyerupai mata--anda juga yang bilang mirip cincin--yang menghebohkan warga Kediri pagi tadi, direspons oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG).
Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sawahan, Mohammad Chudori, mencoba memberikan penjelasan. Ia menduga awan itu merupakan contrail.
"Contrail (jejak kondensasi) adalah jejak uap air terkondensasi yang muncul dari sisa pembakaran mesin pesawat," kata Chudori saat dihubungi kontributor SuaraJatim.id, Selasa (1/12/2020).
"Apabila uap air tersebut menabrak udara dingin, uap air itu berubah menjadi kristal-kristal es yang meninggalkan jejak awan salju putih. Jejak kondensasi dapat terlihat dalam waktu beberapa detik atau menit, atau bahkan berjam-jam, bergantung pada kondisi atmosfer," lanjutnya.
Untuk memastikan dugaan ini, kata Chudori, pihak BMKG melalui BMKG Stasiun Meteorologi Juanda telah melakukan pengecekan. Hasilnya memang ada pesawat latih melintas di langkit Kediri pagi tadi.
"Kita sudah croscek Tower TNI AU di Madiun, bahwa tadi pagi ada pesawat latih yang areanya sampai ke Kediri. Dimungkinkan itu (awan menyerupai mata) merupakan contrail pesawat latih TNI-AU yang bermanuver," katanya.
Sebelumnya, di media sosial foto-foto awan melingkar menyerupai mata ini ramai di media sosial.
Di antara warga yang mangabadikan momen langka ini ialah akun facebook @Bokis. Bokis mengungah foto awan menyerupai mata ke Grup iWaPESek (info Warga PARE Sekitarnya) iWP. Postinganya pun viral.
"Yang di Kota Kediri pagi ini bisa menikmati fenomena mata awan di langit," tulis akun @Bokis dalam unggahan yang disertai foto awan raksasa menyerupai mata.
Baca Juga: Aman, Bandara Abdul Rachman Saleh Malang Tak Terpengaruh Letusan Semeru
Postingan @Bokis mendapat beragam reaksi dari warganet. Ada yang menanyakan kebenaran unggahan tersebut, ada yang menduga awan itu terbentuk karena adanya pesawat latih yang baru saja lewat, dan sebagainya.
"Bekase pesawat latihan wi mw (bekasnya pesawat latihan itu tadi)," tulis akun @Tanto Adi di kolom komentar.
Kontributor : Usman Hadi
Berita Terkait
-
Aman, Bandara Abdul Rachman Saleh Malang Tak Terpengaruh Letusan Semeru
-
Awan Berbentuk Unik Muncul saat Semeru Erupsi, Publik Perdebatkan Ini
-
Awan Berbentuk Unik Muncul di Kediri saat Semeru Erupsi, Publik: Bola Mata?
-
Ada Awan Cincin saat Gunung Semeru Meletus, Gus Barok: Bukan Mata Dajjal
-
Allahuakbar! Muncul Awan Cincin saat Gunung Semeru Meletus, Pertanda Apa?
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dulu 17 Ribu, Kini Hanya 7 Ribu: Apa yang Membuat Warga Blitar Takut Punya Anak?
-
Karier Panjang Aiptu EW Anggota Polres Blitar Kota Hancur di Tangan Narkoba
-
Presiden Pimpin Panen Raya TNI Terintegrasi di Malang, Gubernur: Jatim Pilar Utama Ketahanan Pangan
-
Hanya Ada Motor: Misteri Hilangnya Kakek 70 Tahun di Hutan Wangun Tuban Belum Terpecahkan
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Pererat Kebersamaan Nasabah Premium dan Mitra Bisnis