SuaraJatim.id - Melisha Sidabutar atau lebih dikenal Melisha Indonesian Idol meninggal dunia pada Selasa (8/12/2020) kemarin. Ellysia Belinda, kerabat dekat Melisha Sidabutar menyatakan bahwa Melisha meninggal akibat pembengkakan jantung.
"Melisha dipanggil Tuhan. Jujur sedih banget. Ini keluarga masih belum bisa terima. Kita doakan ketabahan dan penyertaan Tuhan menyertai keluarga. Amin," tulis Ellysia pada postingan Instagram Story-nya, Selasa (8/12/2020) malam.
Ellysia menyebut Melisha Sidabutar tutup usia karena mengalami pembengkakan pada bagian jantungnya. Penyanyi tersebut sempat dikabarkan mengalami lemas seharian namun tak ingin dibawa ke rumah sakit lantaran takut Covid-19.
"Jadi udah dironsen, ditemukan ada pembengkakan jantung. Jadi emang udah lemes dari pagi or kemarin (nggak tau jelasnya ya guys)," ujar Ellysa.
Baca Juga: Infeksi Covid-19 Berisiko Sebab Penyakit Jantung, Mengapa?
Apa itu Pembengkakan Jantung dan Gejalanya
Mengutip Mayo Clinic, pembengkakan jantung (kardiomegali) adalah kondisi pembesaran jantung yang dapat terlihat setelah seseorang melakukan tes pemindaian seperti rontgen dada. Tes lain diperlukan untuk mendiagnosis kondisi yang menyebabkan pembengkakan jantung.
Jantung yang membesar dapat disebabkan oleh stres jangka pendek pada tubuh seperti kehamilan, atau kondisi medis seperti melemahnya otot jantung, penyakit arteri koroner, masalah katup jantung atau irama jantung yang tidak normal.
Kondisi tertentu dapat menyebabkan otot jantung lebih tebal atau menyebabkan salah satu bilik jantung membesar, membuat pembengkakan jantung.
Pada beberapa orang, pembengkakan jantung tidak menimbulkan tanda atau gejala. Namun, orang lain mungkin memiliki gejala seperti di sesak napas, irama jantung yang tidak normal (aritmia), Pembengkakan (edema), yakni penumpukan cairan di sel tubuh.
Baca Juga: Mesti Tahu, Ini Beda Gejala Serangan Jantung dan Serangan Panik
Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila merasakan salah satu tanda atau gejala seperti nyeri dada, ketidaknyamanan di area lain di tubuh bagian atas, termasuk satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang atau perut, sesak napas yang parah atau bahkan pingsan.
Berita Terkait
-
Gejala Nyeri Dada Akibat Anxiety: Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?
-
10 Obat Herbal Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Jantung secara Alami
-
Pemudik Diminta Waspada Kaki Bengkak saat Mudik Lebaran, Ikuti Tips Ampuh dari Pakar Vito
-
Pasien Jantung Tipe Ini Dilarang Mudik Lebaran Naik Pesawat, Apa Alasannya?
-
Bisakah Pasien Jantung Mudik dengan Pesawat? Ini Penjelasan Dokter Spesialis
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Kok Bisa? Mobil di Ponorogo Tiba-Tiba Berada di Tengah-Tengah Sawah
-
Miris! Istri di Blitar Dibacok Mantan Suami Saat Antarkan Anak ke Mertua
-
Mengatur Pola Makan Sehat Selama Lebaran, Ini Tips dari Dosen Gizi Universitas Airlangga
-
Antusiasme Tinggi, 75.483 Penumpang Gunakan Kereta Api pada Hari Pertama dan Kedua Lebaran 2025
-
Banjir Kepung Ngawi: 15 Desa Terdampak