SuaraJatim.id - Tri Rismaharini mendapat ratusan karangan bunga ucapan selamat setelah dilantik sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia. Karangan bunga tersebut diantaranya dikirim ke Gedung Balai Kota Pemkot Surabaya.
Seperti dikutup dari beritajatim.com - jaringan Suara.com, deretan karangan bunga itu ditata rapi mulai dari sisi timur atau dari depan kediaman Wali Kota Surabaya hingga berderet ke barat ke depan Balai Kota Surabaya.
Berdasarkan data dari BPB Linmas yang mengatur karangan bunga itu, tercatat sudah ada lebih dari 113 karangan bunga yang dikirim oleh berbagai pihak, mulai dari Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono dan para anggota dewan, dari DPC PDIP Surabaya, berbagai instansi, perusahaan, komunitas, tokoh masyarakat, dan atas nama warga Kota Surabaya.
Rata-rata karangan bunga itu menyampaikan selamat dan sukses atas dilantiknya Risma sebagai Mensos RI. Deretan karangan bunga itu juga sempat menyita perhatian para pengendara roda dua, beberapa diantara mereka juga sempat mengabadikan deretan karangan bunga tersebut.
“Saya warga Surabaya, turut bangga Bu Risma diangkat jadi Mensos. Beliau memang pantas di Mensos. Apa yang sudah dilakukannya di Surabaya merupakan bukti nyata keberhasilan dan kepeduliannya dalam bidang sosial,” kata Hendry saat mengabadikan karangan bunga itu.
Bagus, salah seorang sopir pengantar karangan bunga mengatakan banyak instansi, tokoh, komunitas dan atas nama warga yang memesan karangan bunga ke tempatnya.
Salah satunya yang diantar saat itu adalah dari Keluarga Besar Satgas Dinas Cipta Karya.
“Karangan bunga itu ada yang dikirim ke Balai Kota dan ada pula yang diminta kirim ke kediaman Bu Risma di Wiyung, saya habis ini mau nganter ke Wiyung,” kata dia.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono juga menyampaikan selamat kepada Bu Risma atas tugas baru dari Presiden Jokowi sebagai Menteri Sosial, dan tugas yang diamanatkan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Pedas! Pengamat Kritik Mensos Risma: Masa Baru Menjabat Sudah Langgar UU
“Tentu ini menjadi kebanggaan bagi warga Surabaya, karena Bu Risma telah dianggap Ibu atau emak bagi arek-arek Suroboyo,” kata Awi-sapaan Adi Sutarwijono.
Menurutnya, selama 10 tahun menjadi Wali Kota Surabaya, Risma tercatat kaya akan rekam jejak dengan berbagai inovasi kebijakan yang dinikmati warga Surabaya. Ia mencontohkan program pemberian paket makanan setiap hari bagi warga usia lanjut, warga disabilitas dan anak-anak yatim piatu.
“Ibu Risma juga berhasil melakukan pendataan warga kurang mampu melalui basis data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dengan basis data itu, warga dapat menikmati berbagai intervensi kebijakan di bidang kesehatan, pendidikan, dan program sosial lainnya,” tegasnya.
Mantan wartawan ini juga memastikan bahwa Risma itu punya rekam jejak yang panjang dalam membawa nama Surabaya harum di berbagai forum nasional dan di tingkat dunia. Keberhasilan memperkuat pembangunan Surabaya, yang maju dan humanis, telah sering diprensentasikan Bu Risma di forum-forum internasional dan di hadapan pemimpin dunia. “Ibu Risma terbukti tangguh memimpin Surabaya menghadapi pandemi Covid-19, sehingga situasi Surabaya semakin membaik,” katanya.
Selain itu, ia menilai Risma itu merupakan tipe pemimpin yang sering blusukan, ketemu langsung dengan warga, dan melihat situasi di masyarakat dari fakta-fakta yang ditemui di lapangan. Perjumpaan ini yang sering melahirkan kebijakan yang berempati terhadap persoalan rakyat.
Ia juga yakin dan percaya bahwa penugasan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada Ibu Risma sebagai kader partai, diantaranya didasari berbagai rekam jejak yang kuat disertai inovasi selama memimpin Surabaya. “Sekali lagi, saya sampaikan, selamat bertugas Ibu Risma di tempat pengabdian baru untuk masyarakat dan negara Indonesia,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pedas! Pengamat Kritik Mensos Risma: Masa Baru Menjabat Sudah Langgar UU
-
Balas Andi Arief, Netizen soal Risma: Jika Kerja Salah Tinggal Pingsan
-
Hari Kedua Jabat Mensos, Risma Sudah Disindir Politisi Demokrat
-
Mensos Risma Rangkap Jabatan, Ini Undang-undang yang Didobrak
-
Risma Langgar UU Rangkap Jabatan, Pengamat: Izin Presiden Bukan Alasan
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Dalang Penculik Sekeluarga di Jombang Ternyata Seorang Wanita Asal Bangkalan, Kini Masih Buron
-
Kisah Suami Ajak Istri di Jombang Minum Racun Bersama, Ujungnya Gantung Diri
-
WN Malaysia Dideportasi Imigrasi Ponorogo Ulah Overstay 15 Tahun, Ibunya WNI
-
Kasus Penculikan Satu Keluarga di Jombang Buntut Utang Rokok Ilegal, 2 Pelaku Diringkus
-
Rumah Nenek 90 Tahun di Situbondo Roboh Diterjang Angin Kencang, Begini Nasib Korban