SuaraJatim.id - Ketika diet, salah satu pantangan yang paling berat dilakukan adalah ngemil. Padahal, ngemil tak sepenuhnya dilarang. Asalkan, Anda bisa memilih jenis camilan sehat yang tak membuat gemuk. Salah satunya adalah biji-bijian sehat berikut ini. Biji-bijian tak hanya kaya serat, tapi juga rendah kalori jika dikonsumsi dalam jumlah cukup. Kalorinya yang tak terlalu banyak dinilai cukup menjadikannya sebagai camilan ramah diet dan membantu untuk menurunkan berat badan.
Kebanyakan biji-bijian kaya dengan protein dan serat untuk membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Dikutip darj Asiaone, berikut 7 jenis biji-bijian yang tepat dijadikan camilan saat diet untuk menurunkan berat badan.
1. Biji Wijen
Biji renyah ini memiliki aroma seperti kacang dan sering ditemukan pada roti, hamburger, dan gulungan sushi. Wijen mengandung kalsium, magnesium, vitamin E, dan seng yang dibutuhkan untuk metabolisme juga pengaturan gula darah yang baik.
Biji wijen juga mengandung serat yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan mengatur pencernaan. Selain itu, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food, biji wijen mampu meningkatkan kapasitas antioksidan dan mengurangi penanda stres oksidatif di antara individu.
2. Biji Rami
Rendah gula dan pati serta dikemas dengan protein, biji rami dapat membantu menekan nafsu makan dan mencegah makan berlebihan. Biji yang kaya antioksidan ini juga kaya alpha-linolenic acid (ALA), sejenis asam lemak omega-3.
ALA dapat meningkatkan kesehatan jantung dan studi yang dipublikasikan dalam jurnal internasional Biokimia dan Biologi Molekuler, Biochimie, mengungkapkan bahwa ALA berpotensi menurunkan risiko stroke.
Biji rami juga mengandung lebih banyak lignan daripada makanan nabati lainnya. Lignan merupakan salah satu jenis senyawa tumbuhan yang dipercaya mampu melawan kanker dengan cara mencegah pertumbuhan sel tumor.
3. Biji Bunga Matahari
Untuk yang alergi kacang, biji bunga matahari bisa menjadi pengganti yang baik dan menjadi camilan rendah karbohidrat yang enak. Biji bunga matahari serbaguna dan dapat dengan mudah ditambahkan ke dalam makanan seperti yogurt dan salad.
Jenis biji ini mengandung protein dan serat, ditambah vitamin B, yang semuanya sangat penting untuk membakar kalori dan membuat lebih lama kenyang. Biji bunga matahari juga mengandung vitamin E, jenis antioksidan kuat untuk melawan racun dan peradangan, selama dimakan mentah, bukan dipanggang, kata ahli gizi.
Baca Juga: 5 Manfaat Sarapan Protein Bagi Pejuang Diet, Benar Bikin Jarang Lapar?
Sebuah studi oleh Texas A&M University menemukan bahwa anjing yang makan biji bunga matahari mengalami perbaikan pada kulit dan bulu mereka. Para peneliti percaya bahwa manusia dapat memperoleh manfaat yang sama dari konsumsi biji bunga matahari. Tetapi hati-hati saat memilih biji bunga matahari karena yang dijual biasanya terlalu banyak mengandung natrium untuk meningkatkan rasanya.
4. Biji Chia
Biji chia penuh dengan serat, lemak omega 3, magnesium, kalium, zat besi dan relatif rendah lemak. Biji chia juga mampu menyerap air hingga 10 kali lipat beratnya. Kandungan air dan serat yang tinggi pada biji chia akan membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.
Meskipun biji chia mungkin tidak memiliki banyak rasa, Anda bisa mengonsumsinya dengan cara mencampurnya dengan sedikit buah, smoothie, atau puding.
5. Biji Labu
Tinggi magnesium, zat besi dan seng, biji labu adalah cara alami untuk meningkatkan mood, menurunkan kolesterol, dan membakar lemak. Seng membantu tubuh menghasilkan pembentukan otot dan hormon pembakar lemak testosteron.
Biji labu juga meningkatkan massa otot tanpa lemak dan menjaga gula darah tetap stabil. Dikenal sebagai sumber magnesium yang kaya, dua sendok makan biji labu mengandung sekitar 25 persen dari asupan harian yang dibutuhkan.
Kandungan tinggi seng juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Biji labu dikatakan dapat membuat tidur lebih nyenyak karena adanya asam amino triptofan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutritional Neurosciences menunjukkan bahwa triptofan yang dikonsumsi dengan karbohidrat sebanding dengan triptofan dalam obat, yang dapat membantu tertidur lebih cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Putusan MK Kelar, Polemik Pendidikan Gibran Bergeser ke Ujian Kepercayaan Publik
-
Santap Sate Ayam Pahit dan Kecut, 27 Siswa SMPN 1 Mojoanyar Tumbang Usai Makan MBG
-
Dugaan Kekerasan Mantan Kepala SMPN 18 Malang Naik Penyidikan, Ada Tiga Laporan Polisi
-
BRI Junio dan Mobile Legends: Bang Bang Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus untuk Nasabah
-
Perjalanan Pulang ke Madura Berujung Duka: Xenia Hantam Truk di Tol Jomo, Satu Penumpang Tewas