- Sebanyak 18 siswa TK di Kabupaten Jember mengalami keracunan massal setelah menyantap paket makanan program MBG pada 20 Mei 2026.
- Pemerintah daerah berencana menutup dapur pengolah gizi terkait akibat insiden keracunan dan adanya laporan keluhan warga sebelumnya.
- Sebuah dapur pengolah gizi lainnya di Jember mengalami kebakaran hebat pada hari yang sama akibat kebocoran instalasi gas.
SuaraJatim.id - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember Rabu (20/5/2026) diwarnai dua insiden. Dalam satu hari, dua insiden fatal terjadi sekaligus yakni belasan siswa TK keracunan massal dan satu unit dapur pengolah gizi hangus terbakar.
Di sekolah Roudlotul Tulam, TK Hidayatullah Muttabi'in, dan PAUD Aster 29, keceriaan anak-anak berusia 4 hingga 7 tahun seketika berubah menjadi kepanikan.
Sekitar pukul 09.00 WIB, paket makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Teratai, Kaliwates, tiba dan disantap dengan lahap.
Namun, hanya berselang satu jam, "alarm" tubuh mulai berbunyi. David Handoko Seto, Sekretaris Komisi C DPRD Jember, menceritakan detik-detik mencekam tersebut.
"Saat berangkat, anak-anak baik saja. Jam 10 pagi mereka mulai lemas dan pucat. Sesampainya di rumah, mereka mulai muntah dan diare," tuturnya dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Sebanyak 18 siswa dilaporkan tumbang. Empat di antaranya harus menjalani opname intensif di Rumah Sakit Kaliwates, sementara dua lainnya dirawat di Puskesmas terdekat.
Ketua Satgas MBG Jember, Achmad Imam Fauzi, tidak menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya sudah menerima keluhan warga terkait SPPG tersebut melalui kanal pengaduan 'Wadul Guse'.
"Kami akan tegas meminta penutupan SPPG tersebut. Atas nama Bupati, kami memohon maaf kepada para korban dan orang tua. Semoga ini menjadi yang terakhir di Jember," tegas Fauzi.
Sikap keras juga datang dari legislatif. David meminta izin operasional dapur tersebut dicabut permanen jika terbukti lalai.
Baca Juga: Alasan Achmad Syahri Main Gim saat Rapat di DPRD Jember: Lupa Kasih Makan Sapi Virtual
"Yang harus dipikirkan bukan hanya memberi menu, tapi keselamatan anak-anak jauh lebih utama. Ini peringatan bagi semua SPPG di Jember agar jangan main-main!" imbuhnya.
Seolah jatuh tertimpa tangga, di hari yang sama sekitar pukul 14.56 WIB, berita buruk kembali datang dari Jalan Semeru, Kelurahan Karangrejo. Sebuah dapur SPPG lain justru dilalap api.
Kebakaran hebat ini diduga dipicu oleh kebocoran gas pada instalasi oven pengering wadah makanan. Beruntung, api berhasil dijinakkan sebelum merembet lebih luas.
Sony Ari Wicaksono dari Unit Damkar Jember menyebutkan adanya kran gas pada instalasi pipa yang tak sengaja tersenggol saat mesin beroperasi.
"Gas itu sangat berbahaya kalau bocor. Kami sarankan perbaiki total saluran sebelum berani beroperasi kembali," ujar Sony.
Berita Terkait
-
Alasan Achmad Syahri Main Gim saat Rapat di DPRD Jember: Lupa Kasih Makan Sapi Virtual
-
Asap Ngebul di Ruang Rapat DPRD Jember: Bupati Kaget, BK Tak Berdaya Karena Aturan
-
Saya Khilaf: Anggota DPRD Jember Minta Maaf Usai Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat
-
BK Tunggu Laporan Resmi Terkait Nasib Legislator Jember yang Main Gim saat Rapat Stunting
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Kalau Minta Maaf Kita Kalah: Pengakuan Menohok Ayah Korban Bullying di SDN Mejayan 1 Madiun
-
Servis Motor Gratis SMK Se-Jatim Pecahkan Rekor MURI, Lampaui Target, Capai 354 Titik Pelayanan
-
Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur
-
36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak
-
Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih