SuaraJatim.id - Ada-ada saja yang dilakukan pasangan asal Venesia Italia ini. Kedua sejoli ini maunya membuktikan teori bumi datar dengan mengabaikan lockdown di Italia.
Berbekal dana hasil menjual mobil, pasangan yang tak diketahui identitasnya itu bertekad berlayar ke ujung dunia yang mereka yakini berada di suatu tempat dekat Sisilia.
Menggunakan kompas, pasangan tersebut mencoba menavigasi perahu melalui Kepulauan Pelagie untuk mencapai Lampedusa. Lampedusa, sesuai teori yang mereka percayai merupakan sebuah pulau di Kepulauan Pelagia Italia di Laut Mediterania yang disebut-sebut sebagai ujung Bumi.
"Keduanya meninggalkan Veneto selama aturan penguncian Lampedusa, melanggar semua batasan. Di Termini Imerese mereka menjual mobil dan membeli perahu," kata Salvatore Zichichi dari Maritime Health Office of the Ministry of Health.
Dilansir dari IFL Science, Selasa (5/1/2021), alih-alih berhasil berlayar ke tujuan yang dianggap ujung dunia, pasangan tersebut justru tersesat, kelelahan, dan terdampar di Pulau Ustica, Italia.
Karena pandemi global yang masih berlangsung, pasangan itu akhirnya dikarantina petugas kesehatan. Namun, karena masih bertekad untuk membuktikan kebenaran teori itu, pasangan tersebut melarikan diri dan berlayar sekali lagi.
Tetapi otoritas polisi berhasil menangkap keduanya tiga jam kemudian. Pasangan tersebut ditemukan di rumah seorang mitomaniak yang berbohong positif Covid-19. Akhirnya, keduanya kembali ke Venesia dan gagal membuktikan teori Bumi datar.
"Keduanya meninggalkan Veneto selama aturan penguncian Lampedusa, melanggar semua batasan. Di Termini Imerese mereka menjual mobil dan membeli perahu," kata Salvatore Zichichi dari Maritime Health Office of the Ministry of Health.
Dilansir dari IFL Science, Selasa (5/1/2021), alih-alih berhasil berlayar ke tujuan yang dianggap ujung dunia, pasangan tersebut justru tersesat, kelelahan dan terdampar di Pulau Ustica, Italia.
Baca Juga: Ngotot Ingin Buktikan Bumi Datar, Sejoli Ini Malah Tersesat dan Dikarantina
Karena pandemi global yang masih berlangsung, pasangan itu akhirnya dikarantina petugas kesehatan. Namun, karena masih bertekad untuk membuktikan kebenaran teori itu, pasangan tersebut melarikan diri dan berlayar sekali lagi.
Tetapi otoritas polisi berhasil menangkap keduanya tiga jam kemudian. Pasangan tersebut ditemukan di rumah seorang mitomaniak yang berbohong positif Covid-19. Akhirnya, keduanya kembali ke Venesia dan gagal membuktikan teori Bumi datar.
Berita Terkait
-
Ngotot Ingin Buktikan Bumi Datar, Sejoli Ini Malah Tersesat dan Dikarantina
-
Apes! Coba Buktikan Bumi Datar, Pasangan Ini Malah Dikarantina
-
Kaum Bumi Datar Menyebut Bentuk Bumi Seperti Donat
-
Ada-ada Aja, Penganut Bumi Datar: Bentuk Bumi seperti Donat
-
Mike Hughes, Penganut Bumi Datar Meninggal Dunia di Roket Buatannya Sendiri
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara