SuaraJatim.id - Ternyata tidak semua kepala daerah dimasukkan iku Program Vaksinasi Covid-19. Contohnya Bupati Magetan Suprawoto. Pada tahap pertama vaksinasi ini, Ia tidak masuk.
Alasannya, menurut Suprawoto, karena semata-mata faktor usia yang sudah di atas 60 tahun. Meskipun, secara pribadi sebenarnya Ia siap mengikuti program vaksin tersebut.
"Kemungkinan tidak, karena usia sudah di atas 60 tahun," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Magetan, Didik Setyo Margono, dikutip dari beritajatim.com--jejaring media suara.com, Kamis (21/1/2021).
Kemudian, saat disinggung kapan vaksin Sinovac didistribusikan ke Kabupaten Magetan, Dinkes setempat belum dapat memastikan waktu pendistribusian vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat ke daerahnya.
"Untuk itu belum ada info, kita masih menunggu dari pemprov. Karena yang di fokuskan ring 1 Jawa Timur dahulu," kata Didik.
Didik menambahkan, ada kelompok prioritas yang sudah ditetapkan pemerintah sebagai golongan penerima vaksin Covid-19. Tetapi, tidak semua orang bisa dilakukan vaksinasi.
"Misalnya orang yang sudah pernah terpapar Covid-19, ibu hamil dan menyusui, menjalani terapi jangka panjang dan memiliki penyakit penyerta tidak bisa diberikan vaksin Sinovac," ujarnya.
Dalam hal ini, kelompok usia 18 sampai 59 tahun masuk dalam gelombang pertama vaksinasi. Sementara mereka yang berusia 60 tahun ke atas seperti Bupati Magetan Suprawoto tidak diprioritaskan mendapatkan vaksin Covid-19 Sinovac.
Baca Juga: Fobia Jarum Suntik, Alasan Dokter Ini Tetap Nekat Divaksin Bikin Trenyuh
Berita Terkait
-
Fobia Jarum Suntik, Alasan Dokter Ini Tetap Nekat Divaksin Bikin Trenyuh
-
Menteri Agama Usul Jemaah Haji Divaksin Covid 19
-
Ribka Tjiptaning Dipindah Komisi, Pengamat Nilai Sebagai Sanksi dari Partai
-
Dirotasi PDIP ke Komisi VII Gegara Tolak Vaksin, Ribka: Santai Aja
-
Duh! Tenaga Medis Meninggal Dunia Usai Divaksin Covid-19
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Antisipasi Gas Beracun hingga Longsor, Wisata Kawah Ijen Ditutup Sementara
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo