"Karena kejadian musibah banjir ini, tidak pernah terjadi sebelumnya. Bahkan musibah ini saya rasa baru pertama kalinya terjadi di Jember," kata wanita yang akrab dipanggil Halimah ini.
Akibat rumahnya ambruk rata dengan tanah, dan seluruh harta bendanya bahkan habis. Halimah pun dibantu warga tinggal di sebuah rumah milik salah seorang pegawai Pemkab Jember yang berada di pinggir jalan kawasan Jembatan Gladak Kembar.
"Ini dipinjami untuk saya mengungsi sementara menyelamatkan harta benda yang bisa diselamatkan. Semua barang saya hanyut. Terus karena jalanan ditutup, tadi saya pakai bersama suami untuk menjemur pakaian dan barang-barang lainnya, yang sebelumbya dibantu relawan, pak tentara, dan Polisi mencuci," ungkapnya.
Halimah pun berharap adanya perhatian pemerintah. "Saat itu air datang dari Hulu Sungai bedadung ini, tidak pernah seperti ini sebelumnya sampai banjir besar. Kejadiannya pas saya habis wudhu dan salat magrib. Tiba-tiba air sudah deras arusnya, gak sempat menyelamatkan apa-apa. Pasrah sudah kena banjir sampai ambruk rumah saya," jelasnya
"Dengan kondisi ini, semoga saya bisa membangun rumah saya. Mungkin dibantu pemerintah," sambungnya.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi
-
Tragedi Berdarah di Pademawu: Siswi SD Tewas Di Tangan Ibu Kandungnya