SuaraJatim.id - Perhelatan Piala Menpora 2021, Persebaya dipastikan bakal berkandang dan bermain di Kanjuruhan, Malang. Suporter tim Persebaya-Bonekmania menyayangkan jika tim kesayangan mereka itu harus bermain di Malang.
Semua tahu, suporter Arema memiliki rivalitas cukup kental dengan Persebaya. Salah satu perwakilan Bonek Tribun Utara, Husein Gozali, melihat keputusan PSSI memilih Persebaya bermain di Malang sangat tidak bijak, terlebih lagi dilihat dari rivalitas dua kubu suporternya.
"Sebagai suporter, itu enggak ada masalah. Cuma tidak bijak aja PSSI, terkesan mengadu (Bonek - Aremania). Kenapa Persebaya bermain di Kanjuruhan? Berkaca pada kejadian Piala Gubernur Jawa Timur, yang kapan hari di Blitar, itu di tempat netral tanpa penonton, tapi apa yang terjadi, kayaknya kesannya memberi Arema, agar kami para suporter bertemu," ujar pria yang akrab disapa Cak Cong ini, Kamis (25/2/2021).
Menurut Cak Cong, entah ini karena pengurus pusat itu tidak mengetahui kondisi daerah atau bagaimana. Tapi yang pasti, jika posisi seperti ini, sangat tidak adil bagi Persebaya.
Selain itu, masih menurut Cak Cong, kemungkinan besar akan ada gangguan pada para pemain tim kesayangannya, seperti kompetisi di tahun-tahun sebelumnya.
"Kalau Boneknya sudah dewasa, enggak akan hadir ke tempat kayak gitu. Tapi untuk terornya ke tim kita pasti ada. Teror di penginapan atau hotel kesannya dipaksakan. Dari awal kami sosialisasi ke internal Tribun Utara, memang kita hindari, terlebih lagi dalam masa pandemi, yang disayangkan kenapa Persebaya bermain di Kanjuruhan," ujarnya.
Meski begitu, ia yakin jika para pemain sanggup menghadapi gangguan Aremania nantinya di Kota Malang. Terlebih lagi di tahun sebelumnya, tim mereka juga mendapatkan gangguan sama.
"Sebetulnya itu hanya Panpel. Saya kalau ke tim enggak ada masalah, karena saya percaya tim Persebaya mental dan psikologinya enggak masalah, kesannya memaksakan timbulnya kebencian-kebencian saja," ujarnya.
Pelatih Persebaya Tak Masalah
Baca Juga: Tatap Piala Menpora 2021, Borneo FC Pertahankan Guy Junior
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengaku tidak keberatan meskipun timnya harus bermain di Malang. Ia menjelaskan, bermain dimanapun bagi tim Bajol Ijo tidak ada masalah.
"Enggak ada masalah, main di mana saja enggak ada masalah, tetap ikut. Memang saat pembagian Persebaya bermain di Malang enggak ada masalah, enggak apa-apa," kata pria yang juga pernah menjadi pemain Persebaya ini, Kamis (25/02/2021).
Kemungkinan besar, setelah semua proses administrasi selesai Aji akan mengirim semua pemainnya ke Malang untuk ikut turnamen pramusim jelang Kompetisi Liga 1 Indonesia itu.
"Semua pemain yang dimiliki akan dikirim berlaga di ajang Piala Menpora. Sudah saya jelaskan di awal, Persebaya pakai full lokal untuk di Piala Menpora. Targetnya kita yang penting bisa bermain maksimal di piala tersebut," ujarnya.
Sebelumnya, salah satu aturan main yang disepakati dalam kompetisi Piala Menpora 2021 adalah tim yang menjadi tuan rumah kompetisi akan bermain di luar kandangnya alias tidak bermain di kadang sendiri.
Arema FC salah satu klub peserta kompetisi yang terkena aturan main ini. Sebab Stadion Kanjuruhan Malang menjadi salah satu tempat penyelenggaraan kompetisi pramusim tersebut.
Berita Terkait
-
Tatap Piala Menpora 2021, Borneo FC Pertahankan Guy Junior
-
Aji Santoso Bertahan, Persebaya Gelar Latihan Awal Maret 2021
-
Sempat Viral Kolam Ikan, Stadion GBLA Siap untuk Piala Menpora 2021
-
Tampil di Piala Menpora 2021, Sekuad Persebaya Full Pemain Lokal
-
Dua Pelaku Curanmor Jaringan Pasuruan Ditembak di Kota Malang
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Selamat Tinggal Calvin Verdonk, Perpisahan Lawan Klub Justin Hubner Besok
-
Calvin Verdonk Resmi ke Ligue 1, Gabung LOSC Lille dari NEC Nijmegen
-
Aksi di Polda Bali Ricuh, Massa Lempar Batu Hingga Gerbang Rusak dan Kaca Pecah
-
Gedung DPRD NTB Dibakar, Komputer Hingga Kursinya Dijarah
-
Aksi Demo Polisi Tumpah di Bali, Ratusan Ojol dan Mahasiswa Geruduk Polda Bali
Terkini
-
SPPG Masih Minim, DPRD Jatim Berharap Pemerataan Segera Direalisasikan
-
PMI Masih Rawan Masalah, Peran Pemerintah Daerah Tetap Dibutuhkan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
BRI Kembali Jadi Pemimpin, Portofolio Sustainable Finance Tembus Rp807,8 Triliun
-
Demo Ojol Ricuh di Surabaya, Massa Lempari Gedung Negara Grahadi