SuaraJatim.id - Seorang anak di Jember, Jawa Timur, tega menganiaya ibu kandungnya sendiri lantaran permintaan dibelikan mobil tidak dituruti. Pria ini bernama Kusdi Pramono, warga Kecamatan Kencong. Sementara ibunya bernama Rubiati.
Karena kejam menganiaya ibu kandungnya sendiri, kini Kusdi harus berurusan dengan kepolisian. Kejadian keji dan tidak manusiawi ini terjadi pada Sabtu, (27/2) pagi lantaran sebelumnya pelaku meminta paksa ibunya untuk membelikan sebuah Mobil.
Rubiati tidak bisa menuruti permintaan anaknya itu lantaran uang tabungan belum cukup. Kusdi lantas mengamuk yang berbuntut pada tindakan penganiayaan ibu kandungnya sendiri dengan cara membenturkan muka ibunya berulang ulang ke almari kaca.
Akibatnya, ibu kandung korban tergeletak bersimbah darah dengan luka di wajah dan tangan juga luka akibat terkena pecahan kaca. Korban lantas dibawa ke Puskesmas Kencong guna untuk perawatan intensif akibat luka tersebut.
Pihak Mapolsek kencong yang menerima laporan terjadinya tindakan aniaya tersebut langsung mendatangi lokasi dan menangkap yang bersangkutan untuk proses hukum lebih lanjut.
"Kita amankan pelaku kita interogasi dirinya mengaku jika hendak meminjam uang ke ibu nya untuk membeli mobil dan ibunya bukan tidak menuruti namun uang memang belum ada dan yang bersangkutan mengamuk dan berkunjung aniaya ini," ujar Kanit Reskrim Mapolsek Kencong Aiptu Iwan Iswahyudi, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com.
Iwan juga mengungkapkan jika pelaku ini tidak tinggal serumah dengan ibu nya karena yang bersangkutan sudah berkeluarga sendiri, dalam kasus ini pelaku akan di jerat dengan pasal 351 tentang aniaya.
Berita Terkait
-
Waspada, Wabup Jember Firjaun Dicatut Modus Penipuan, Ngaku Ajudan
-
Hafiz Hilang Diterjang Ombak Pantai Selatan Jember
-
Rumahnya Kebanjiran Usai Dilantik Jadi Bupati Jember, Hendy: Sudah Biasa
-
Banjir Merendam Rumahnya, Begini Respon Bupati Jember Hendy Siswanto
-
Lereng Gunung Argopuro Diguyur Hujan, Rumah Bupati Jember Kebanjiran
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Siasat Lemparan 920 Butir Dobel L ke Lapas Blitar Gagal Total
-
Misteri Bayi Berbalut Jilbab yang Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Ngawi
-
Gubernur Jatim & Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi Sinergitas