SuaraJatim.id - Pegiat media sosial Denny Siregar menyentil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.
SBY sempat marah sampai memohon ampunan kepada Tuhan karena merasa salah telah memberi jabatan kepada Moeldoko--yang dalam KLB tersebut diangkat menjadi ketua umum partai.
SBY juga menyatakan, "Saya mohon ampun kepada Allah SWT, atas kesalahan saya itu."
Hal ini agaknya menggelitik Denny Siregar. Ia kemudian mengunggah sebuah berita berjudul "Gus Dur tuding SBY-JK kacaukan PKB". Denny lantas meminta maaf dan mengingatkan kepada SBY soal masalah itu.
"Maaf pak @SBYudhoyono sekadar mengingatkan supaya enggak malu sama Tuhan," tutur Denny, seperti dikutip dari hops.id, jejaring media suara.com, Minggu (07/03/2021).
Polemik yang menimpa Paratai Demokrat ini juga dialami sejumlah partai. Termasuk PKB saat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur masih hidup. Pecahnya PKB terjadi saat SBY menjabat sebagai presiden RI.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD termasuk yang membandingkan pecahnya Demokrat ini dengan pecahnya PKB.
Dalam pernyataan tertulis di akun jejaring media sosial miliknya, Mahfud mengungkapkan KLB saat ini seperti halnya yang terjadi pada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 2008 silam.
Pada kepemimpinan SBY saat itu, terjadi gejolak ditubuh PKB seperti yang terjadi pada KLB Demokrat sekarang. Terjadi dualisme kepemimpinan partai antara PKB versi Parung yang mendukung Gus Dur dan versi Ancol yang memilik Cak Imin.
Baca Juga: Dipimpin AHY, Gatot Nurmantyo Ternyata Pernah Ditawarkan Kudeta Demokrat
Namun pemerintah SBY kala itu memilih untuk menyikapinya dengan tidak menganggap bahwa terjadi pelanggaran, dengan dalih polemik itu adalah urusan internal partai.
"Sama juga dengan sikap pemerintahan Pak SBY ketika (2008) tidak melakukan pelarangan saat ada PKB versi Parung (Gus Dur) dan versi Ancol (Cak Imin). Alasannya, itu urusan internal parpol," kata Mahfud, dikutip Hops pada Sabtu, 6 Maret 2021.
Selain Mahfud, Muannas Alaidid juga ikut angkat bicara soal polemik PKB dan Demokrat. Kemudian dengan jelas dia mengungkit sikap SBY yang diduga pernah terlibat dalam gejolak politik PKB.
Dalam kicauannya di Twitter, dia mengunggah sebuah artikel dengan tajuk "PDIP Ingatkan SBY Saat Tangani PKB yang Remukkan Perasaan Gus Dur."
Menanggapi artikel tersebut, Muannas menyarankan kepada SBY agar sebaiknya belajar pada sikap kenegarawanan seorang Gus Dur.
"Sah tidaknya soal dualisme kepengurusan biar pengadilan yang putuskan, tendensius kalau main ancam demo Istana atau seolah tuduh jokowi terlibat, jangan cengeng tiru kenegarawanan Gus Dur," ujar Muannas, dikutip Hops.id.
Berita Terkait
-
Dipimpin AHY, Gatot Nurmantyo Ternyata Pernah Ditawarkan Kudeta Demokrat
-
Cerita Gatot Nurmantyo Saat Menolak Diajak Kudeta AHY untuk Rebut Demokrat
-
Tolak Moeldoko, Demokrat Surabaya Setia Kepada Ketua Umum AHY
-
Moeldoko Lingkaran Istana, KLB Demokrat Logis Dikaitkan Dengan Jokowi?
-
Rocky Gerung Bandingkan Etika Prajurit Gatot Nurmantyo - Moeldoko
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek