SuaraJatim.id - Pemkot Surabaya berencana membuka kembali Rumah Hiburan Umum (RHU). Namun dengan syarat yang mengikat dan pegawai wajib melakukan Swab PCR maupun Rapid Antigen Gnose.
Dalam rapat koordinasi dengan pihak pemilik RHU di Surabaya, pemkot memberikan peluang pada para pengusaha RHU, seperti tempat karaoke, pijat, maupun bioskop, wajib melakukan tes kesehatan tes Swab maupun Antigen Gnose.
"Untuk para pegawai, diwajibkan untuk melakukan tes Swab, ataupun Rapid Antigen Gnose," ujar Kepala BPB Linmas Surabaya, Irvan Widiyanto, Selasa (23/3/2021).
Selain para pegawai, pemkot juga mewajibkan para pengunjung RHU untuk menyetorkan data dirinya, agar jika ada yang tertular virus Corona pada waktu itu, Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Surabaya bisa melakukan tracing cukup cepat.
Sedangkan untuk lady escort atau pemandu lagu, sebisa mungkin tetap jaga jarak dan tidak berdekat-dekatan dengan pengunjung yang datang.
"Ya jangan sampai pemandu lagu dan pengunjung berdekat-dekatan, harus ada jarak," kata Irvan.
Selain wacana pembukaan kembali karaoke, pemkot juga akan membuka bioskop, namun dengan syarat pengunjung tetap menggunakan masker dan juga tidak diperbolehkan makan minum dalam studio pertunjukan.
"Tetap dilarang, karena jika makan dan minum di studio, maka mereka membuka masker mereka," terangnya.
Sementara itu, salah satu pemilik RHU, Santoso menjelaskan, tak ada masalah dengan peraturan dari Pemkot perihal kewajiban pegawai untuk melakukan tes kesehatan.
Baca Juga: Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Persik Kediri
Namun, ia menginginkan agar perancangan Perwali diubah, terutama makan dan minum di ruang karaoke.
"Untuk tempat sewa sendiri hanya Rp 25 ribu, kalau tidak diperbolehkan makan dan minum di tempat karaoke, tidak ada pemasukan sama sekali buat kami," ujar Santoso.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Persik Kediri
-
Mulai Besok Bioskop di Kota Serang Dibuka, Pengunjung Dilarang?
-
Cek Tilang Elektronik untuk Jakarta, Surabaya dan Semarang
-
Sengkarut Homa Base Persebaya, Bonek akan Gelar Aksi Turun ke Jalan
-
Penampakan Tiket Bioskop Jadul Bikin Nostalgia, Bagian Ini Jadi Sorotan
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Gubernur Khofifah Apresiasi Para Atlet Jatim Mampu Pecahkan Rekor dalam Asian Para Games 2026
-
Sandiwara Rumah Keluarga Miskin di Surabaya: Megah 3 Lantai, Sekap 10 Calon PRT
-
Tebing 30 Meter Longsor di Magetan, Jalan Antardesa Terputus dan Listrik Padam
-
419 Hunian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan
-
Jatim Cegah Stunting, Gubernur Khofifah Bagikan Paket Gizi bagi Ibu Hamil dan Balita di Pacitan