SuaraJatim.id - Satreskrim Polres Trenggalek meringkus Sucipto (33) warga Desa/Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, setelah dilaporkan membacok anggota keluarganya hingga tewas.
Korban tewas bernama Mbah Wardi (74) yang sedang tidur di kamarnya. Ia tewas setelah disabet sebilah sabit. Selain itu Mulyono dan Juminem, paman dan bibi Sucipto juga harus menjalani perawatan terkena sabit.
Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/3/2021) malam. Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, kasus ini bermula saat Mulyono meminta Sucipto membelikan sebuah korek api.
Sucipto kemudian pergi ke sebuah kios lalu pulang sambil membawa korek api yang diminta Mulyono. Namun korek itu tidak berfungsi saat dicoba di dalam rumah.
"Korban Mulyono ini kemudian melempar korek tersebut ke arah tersangka," kata Doni dalam konferensi pers di Mapolres Trenggalek, Rabu (24/3/2021).
Diduga karena tersinggung, Sucipto lantas gelap mata. Dirinya segera berlari mengambil sabit dan disabetkan ke arah Mulyono. Juminem yang ada di dalam turut jadi sasaran amukan Sucipto.
Mulyono dan Juminem bergegas menyelamatkan diri keluar rumah. Sucipto yang sudah memegang sabit lalu menyabetkannya ke arah Mulyono hingga menyebabkan kakinya terluka.
Paman dan bibi pelaku lantas terus berlari. Sucipto yang benar-benar gelap mata mencoba melemparkan sabit itu ke arah keduanya.
Tak puas dengan paman dan bibi, Sucipto lalu masuk ke dalam rumah. Didapati Wardi, kakeknya, sedang tidur di dalam kamar. Tanpa basa-basi, pelaku lantas menyabetkan sabit itu ke arah Wardi.
Baca Juga: Geger Dua Kasus Pembunuhan di Kabupaten Malang, Pelaku Orang Dekat Korban
Karena tak melawan, Wardi kemudian dinyatakan tewas. Warga yang menyaksikan peristiwa itu kemudian melapor ke polisi. Setelah dibujuk, Sucipto akhirnya mau diamankan.
"Dari hasil pemeriksaan, pelaku pernah mengalami Skizofrenia. Namun kita akan lakukan tes kejiwaan lagi," ujarnya.
Hasil keterangan tetangga, Sucipto sejak kecil sudah dirawat oleh kakek dan neneknya. Dia sudah lama ditinggal orang tuanya bercerai.
Dalam kasus itu, sebilah parang diamankan polisi sebagai barang bukti. Untuk sementara, Sucipto diamankan di Polres Trenggalek demi keamanan.
Bila dinyatakan tidak mengalami gangguan jiwa, polisi sudah menyiapkan pasal berlapis atas perbuatan Sucipto.
Berita Terkait
-
Geger Dua Kasus Pembunuhan di Kabupaten Malang, Pelaku Orang Dekat Korban
-
Warga Abaikan Pekik Tolong, Ternyata Suara Tamin Dibunuh Anaknya yang Gila
-
Sadis! Seorang Wanita Tega Bunuh Pacar dan Mutilasi, Simpan Jasad di Kulkas
-
Tersandung Kasus Pembunuhan di Malaysia, Dua TKI Bebas dari Hukuman Mati
-
Pembunuh Wanita di Sumut Ditangkap Setelah Buron 4 Tahun
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak