Netanyahu telah dituduh melakukan penipuan dan pelanggaran kepercayaan. Mozes telah didakwa menawarkan suap, tetapi ia menyangkal telah melakukan kesalahan.
Namun, terlepas dari semua tuntutan hukum tersebut, Netanyahu tampaknya tidak akan segera menghadapi putusan hukum. Sidang bisa memakan waktu bertahun-tahun. Namun, proses hukum dapat dipersingkat jika Netanyahu mencari kesepakatan pembelaan.
Masyarakat Israel menaruh perhatian terhadap kasus hukum Netanyahu. Bahkan, kasus korupsi menjadi isu yang terpolarisasi dalam pemilu baru-baru ini di Israel.
Ribuan demonstran berkumpul setiap pekan di luar kediaman resmi Netanyahu dan di seluruh Israel dengan membawa spanduk bertuliskan "Crime Minister" (Menteri Kejahatan). Para demonstran menuntut Netanyahu untuk mundur.
Akan tetapi para pemilih dari sayap kanan, yang merupakan pendukungnya, melihat "Raja Bibi" -- sebutan mereka untuk Benjamin Netanyahu -- sebagai sosok yang kuat dalam hal keamanan dan suaranya berpengaruh bagi Israel di luar negeri.
Sementara Israel menghadapi kelumpuhan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya dan krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi virus corona, pemerintahan baru Amerika Serikat berharap untuk menghidupkan kembali pembicaraan nuklir dengan Iran dan sebuah penyelidikan kejahatan perang Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). ANTARA
Berita Terkait
-
Mengejutkan Pemilu Israel, Partai Islam Menangkan 5 Kursi Parlemen
-
Jelang Pemilu, Patung Bugil Netanyahu Hebohkan Warga Israel
-
Setengah Populasi Sudah Vaksinasi Covid-19, Kehidupan Israel Resmi Normal
-
Mata-mata Israel yang Ditangkap Amerika 35 Tahun Lalu Dibebaskan
-
Benjamin Netanyahu, Orang Pertama di Israel yang Disuntik Vaksin Covid-19
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Nahdliyin Muda Serukan 7 Tuntutan, Diadang Banser di Muktamar NU
-
Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Massa Nahdliyin Muda Sampaikan Tuntutan
-
Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35