SuaraJatim.id - Aksi Arif Sugiono Warga Margorejo Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya akhirnya berakhir di tahanan, setelah dia ketahuan mencuri ponsel pintar pada Senin (29/3/2021) dini hari silam. Tak hanya itu, dia pun sempat merasakan kesakitan di kemaluannya lantaran diterkam sang pemilik ponsel yang memergokinya.
Peristiwa tersebut diketahui bermula saat Arif menjalankan aksinya mencuri di rumah seorang nenek, Mujas Sjaroh pada Senin dini hari. Kala itu, Mujas terbangun saat mendengar suara mencurigakan di dalam rumahnya. Lantaran curiga, perempuan berusia 60 tahun ini langsung memeriksa dan mencari sumber suara.
Saat mendekati sumber suara, dia dikejutkan dengan penampakan sosok lelaki berperawakan sedang kurus berdiri di sekitar dapur menenteng pisau dapur. Tak berselang lama, lelaki itu pun mendekatinya dan menyekap Mujas sambil memukulnya bertubi-tubi.
“Nah, karena sang nenek ini tak bisa melawan. Kemudian korban nenek ini pun menerkam kemaluan pelaku. Mungkin linu dan kesakitan, pelaku pun langsung menghentikan pukulan dan sekapannya,” kata Kapolsek Wonocolo Kompol Misdawati seperti dilansir Beritajatim.com-jaringan Suara.com saat gelar perkara di Mapolsek Wonocolo, Surabaya, Jumat (9/4/2021).
Sejurus kemudian, Misdawati mengatakan jika si pelaku melarikan diri, setelah kepergok sang empu rumah.
“Kemudian pelaku langsung lari meninggalkan rumah korban,” lanjutnya.
Korban yang sempat ketakutan pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonocolo. Setelah menerima laporan korban, petugas melanjutkannya dengan melakukan pemeriksaan. Kecurigaan pun berlanjut ke pelaku Arif Sugiono ini, lantaran perawakan, suara dan gelagatnya mirip pekerja yang pernah memperbaiki rumah korban.
Tak hanya itu, pelaku yang masih terhitung tetangga korban kedapatan membawa ponsel milik korban. Hal tersebut diketahui setelah petugas melakukan penyelidikan dan pengintaian ke pelaku.
"Setelah kita periksa korban kita dapati orang paling dekat dengan ciri pelaku yang disebutkan korban adalah AS. Maka kita lakukan pengintaian dan menangkap AS di rumahnya,” timpal Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Iptu M Shokib.
Baca Juga: Tak Tahu Diri! Tukang Cat Bangunan Dikasih Kerjaan Malah Curi Emas Klien
Sementara itu, menurut pelaku yang ditangkap saat hendak beribadah ini, mengaku melakukan pencurian karena melihat jendela rumah terbuka.
Usai melihat jendela terbuka, dia pun langsung naik pagar dan masuk ke rumah melalui jendela. Kemudian ia mencari barang berharga yang bisa dibawanya sampai akhirnya pelaku melihat ponsel pintar dan uang Rp 500 ribu.
Lantaran itu, perbuatan pelaku petugas pun memberikan ancaman pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dan kekerasan. Pelaku akan dijerat dengan pasal tersebut karena sempat memukuli korban dan mengancam korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026: BRI Operasikan Posko Lebaran 2026 dan 238 Armada Bus Gratis
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Spesial Lebaran 1447 H, Layanan Trans Jatim Gratis Bagi Masyarakat
-
BRI Tebar Kepedulian Ramadan 1447 Hijriah Lewat Santunan Bagi 8.500 Anak Yatim
-
Mudik Lebaran 2026 Lebih Nyaman, BRI Hadirkan Posko BRImo di 5 Rest Area
-
Liburan Lebaran ke Luar Negeri Dijamin Lebih Tenang dengan Debit BRI Multicurrency