SuaraJatim.id - Ada perbedaan waktu, termasuk durasi antara satu negara dengan lainnya karena pengaruh putaran atau rotasi bumi dan pengaruh geografisnya.
Hal ini tentu memiliki konsekuensi bagi ummat Islam yang sedang menjalankan puasa Ramadhan di setiap negara tersebut. Ada yang durasi waktu puasanya cepat, ada pula yang lama sekali.
Durasi puasa orang Indonesia dengan sejumlah negara di Eropa misalnya, jelas berbeda. Begitu juga dengan negara-negara di belahan benua lain, misalnya di Amerika Selatan dan negara Asia.
Patokan seorang Muslim berpuasa adalah terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Selama itu juga, semua Muslim wajib menahan haus dan lapar tersebut.
Namun karena patokan terbit fajar dan tenggelamnya matahari ini ada sejumlah negara harus menjalani puasa dengan waktu yang cukup cepat, hanya 11 jam, ada pula yang lama mencapai 20 jam.
Mengutip dari The National News durasi puasa terlama pada Ramadan tahun 2021 ini ada di Norwegia, Greenland dan Finlandia. Sementara untuk durasi tercepat yakni antara lain Selandia Baru, Argentina dan Afrika Selatan.
Berikut perkiraan durasi puasa negara dan wilayah dari yang paling cepat dan terlama:
- Durasi puasa 11.5 jam (Selandia Baru, Argentina, Afrika Selatan)
- Durasi puasa 13.5 jam (Singapura, Indonesia)
Baca Juga: Cewek Pakai Lipstik Saat Puasa, Kata UAS Batal Jika Sambil Minum Es Teh
- Durasi Puasa 14 jam (Senegal, Thailand)
- Durasi Puasa 15 jam (India, Hong Kong, Oman, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab)
- Durasi puasa 15.5 jam (Mesir, Yerusalem, Kuwait)
- Durasi puasa 16 jam (Jepang, Maroko, Pakistan, Iran, Libanon, Amerika Serikat)
- Durasi puasa 16.5 jam (Spanyol, China, Turki)
- Durasi puasa 17 jam (Prancis, Rusia, Kanada, Afghanistan)
Berita Terkait
-
Cewek Pakai Lipstik Saat Puasa, Kata UAS Batal Jika Sambil Minum Es Teh
-
Banyak Energi, 7 Kuliner Khas Makassar Ini Bisa Disantap Saat Buka Puasa
-
Resep Buka Puasa Es Kuwut Bali, Dijamin Endess Surendessss...
-
Ibu Hamil Ingin Puasa Ramadhan? Ini Saran Dokter
-
Resep Buka Puasa Kolak Pisang Super Praktis, 30 Menit Jadi
Pilihan
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
Terkini
-
Perhutani dan Polres Lamongan Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Hutan
-
Jelang Pengesahan Warga Baru Pagar Nusa, Kapolres Bojonegoro: Tak Ada Konvoi!
-
Brakkk! KA Wijaya Kusuma Tertemper Mobil di Perlintasan Jember, Satu Orang Luka Berat
-
Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km
-
Tiba-tiba Nongol, Pengendara Motor Jatuh Nabrak Babi Hutan di Ponorogo