SuaraJatim.id - Kementerian Agama (Kemenag) RI mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 07 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idulfitri di saat Pandemi Covid-19.
Sesuai SE tersebut, masyarakat diimbau agar menggelar Salat Id di rumah masing-masing. Sementara untuk masjid diatur sedemikian rupa agar patuh pada protokol kesehatan.
Untuk tata cara salat Id di rumah, ummat Islam dianjurkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih. Perlu diketahui bahwa tidak ada azan dan ikamah dalam shalat Idulfitri. Namun, digantikan dengan menyeru "ash-shalata jami’ah."
Adapun tata cara sholat Ied di rumah adalah seperti berikut:
- Memulai dengan bacaan niat shalat idul fitri bagi imam atau makmum, yang bunyinya sebagai berikut: Ushalli sunnata li'idil fithri rak'ataini ma'muman/imaman lillahi ta'ala. Artinya: "Aku berniat shalat sunah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala."
- Membaca takbiratul ihram (Allahuakbar) sambil mengangkat kedua tangan.
- Membaca takbir sebanyak 7 kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara setiap takbir dianjurkan untuk membaca: Subhanallah wal hamdulillah wa laailaahaillallah wa Allahu Akbar
- Membaca surah Al-Fatihah, kemudian diteruskan dengan membaca surah pendek Alquran.
- Setelah itu lalu ruku, sujud, duduk di antara dua sujud dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.
- Pada rakaat kedua sebelum membaca surah al-Fatihah disunahkan untuk membaca takbir sebanyak 5 kali sambil mengangkat tangan dan di antara setiap takbir disunahkan membaca: Subhanallah wal hamdulilah wa laailaahaillallah wa Allahu Akbar
- Membaca al-Fatihah dan diteruskan membaca surah pendek dari Alquran.
- Setelah itu ruku, sujud dan seterusnya hingga salam.
- Setelah salam, kemudian dianjurkan atau disunahkan untuk mendengarkan khutbah Idul Fitri.
Setelah melaksanakan shalat Idul Fitri, umat muslim disunahkan untuk mendengarkan khutbah. Pasalnya, khutbah Idul Fitri merupakan kesempurnaan shalat Idul Fitri.
Khutbah dilaksanakan dengan dua khutbah, yaitu dilaksanakan dengan berdiri dan di antara keduanya dipisahkan dengan duduk sejenak. Selain itu, khutbah pertama dimulai dengan takbir sebanyak 9 kali, sedangkan pada khutbah kedua dimulai dengan takbir 7 kali.
Khutbah Pertama
- Membaca takbir sebanyak 9 kali
- Memuji Allah dengan membaca "Alhamdulillah."
- Membaca shalawat Nabi SAW, sebagai berikut: "Allahumma shalli ala sayyidina muhammad"
- Berwasiat tentang takwa
- Membaca ayat Al-Qur'an.
Khutbah Kedua
- Setelah melakukan khutbah pertama, kemudian dilanjutkan dengan khutbah kedua. Yaitu
- Membaca takbir sebanyak 7 kali
- Memuji Allah sekurang-kurangnya membaca "Alhamdulillah"
- Membaca shalawat Nabi Muhammad SAW "Allahumma shalli ala sayyidina muhammad."
- Berwasiat tentang takwa
- Menutup dengan mendoakan kaum muslimin.
Baca Juga: Deretan Ucapan Selamat Idulfitri Terbaru 2021, Kirimkan Lewat Media Sosial
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Buntut Uang Rp 20 Ribu, Anak di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Kandung hingga Patah Gigi
-
Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Bromo Tak Melonjak Drastis
-
1,1 Juta Agen BRILink Dorong Inklusi Keuangan Sampai ke Pelosok Negeri, Contohnya Rieche Endah
-
Libur Lebaran 2026: Kapolres Bojonegoro Turun Lapangan Cek Kondusivitas Objek Wisata
-
Gubernur Khofifah Tutup Rangkaian Riyayan Idul Fitri 1447 H Bersama 250 Pengemudi Ojol