SuaraJatim.id - Ada yang unik di pos pennyekatan larangan mudik di Sumberpucung (perbatasan Blitar -Malang). Sejumlah petugas tampak berkostum tokoh pewayangan Hanoman untuk menghalau pemudik.
Kasat Lantas Polres Blitar, AKP I Putu Angga Feriyana mengatakan, pihaknya sengaja menggunakan tokoh pewayangan untuk memberikan imbauan kepada agar warga tidak memaksakan mudik sekaligus menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
"Jadi teknis di lapangan, tokoh pewayangan didampingi anggota Sat lantas dengan membawa papan himbauan menyampaikan pesan tidak mudik kepada pengguna jalan. Selain itu, kami juga bagi - bagi masker secara gratis kepada warga yang tidak membawa masker," katanya dikutip dari suaraindonesia.co.id jaringan suara.com, Rabu (12/5/2021).
Ia berharap dengan cara kreatif seperti ini dapat memberikan pemahaman kepada warga dengan baik terkait aturan larangan mudik yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat, provinsi dan daerah.
"Disamping memberikan edukasi kepada pengguna jalan, aksi ini juga bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) di wilayah hukum Polres Blitar," imbuhnya.
Seperti dikeketahui, Pemerintah, melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan atau larangan mudik. Addendum surat edaran ini bertujuan untuk mengantisipasi angka peningkatan kasus penularan Covid-19 akibat mobilitas warga selama libur lebaran Idulfitri. Aturan ini diberlakukan bagi perjalanan di berbagai moda transportasi, baik darat, laut dan udara sebelum dan sesudah masa larangan mudik 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Dukung Pengembangan Talenta Muda Indonesia Melalui Magang Nasional 2026
-
BRI Hadirkan Exclusive Healthcare Services untuk Nasabah Prioritas
-
Isu Uang Damai Kasus Narkoba Menggoyang Surabaya: Polisi Bantah Lepaskan 2 Pria Asal Peneleh
-
11 Ribu Hektare Hutan Jatim Membara Telan 6 Nyawa: Bukti Ban Bekas Ungkap Fakta Sengaja Dibakar
-
Kabur Usai Senggol Pemotor, Mobil Perwira TNI Dikejar dan Dirusak Massa di Lamongan