SuaraJatim.id - Jajaran Polres Blitar Kota meringkus dua pemuda, Darul Fajar alias Mentul (22) dan Zainal alias Petol (24), atas kepemilikan bubuk mesiu yang dipakai untuk membuat petasan/mercon.
Diketahui tersangka Mentul merupakan penjual bubuk mesiu. Sedangkan, Petol peracik petasan yang rencananya akan diledakkan saat takbiran. Keduanya tinggal di Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Penangkapan ini dimulai saat polisi meringkus Mentul.
"Tersangka M ini ditangkap ketika dipinggir jalan sedang menjual bubuk petasan. Jadi berawal dari ledakan mercon di wilayah Srengat dan petugas melakukan penyelidikan," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan, Rabu (12/5/2021).
Dari tangan Mentul, polisi menggeledah Mentul. Dari situ polisi mengamankan barang bukti diantaranya sebuah potongan paralon berukuran 4 inch berisi satu kilogram bubuk mesiu murni.
Juga mendapati satu toples bubuk mesiu bercampur belerang berbobot satu kilogram. Campuran bubuk mercon dengan belerang itu juga ditemukan pada sebuah plastik dengan berat satu kilogram.
Tak lupa sebuah ballmill atau alat pengoplos bubuk mesiu dan belerang turut diamankan polisi. Termasuk sumbu 40 buah turut disita.
"Tersangka menjual bubuk mercon dengan cara ditawarkan lewat online ya. Media sosial," ujar Yudhi.
Penangkapan berlanjut ke pengembangan. Hari berikutnya, polisi meringkus Petol. Dia ditangkap usai membeli bubuk mercon dari Mentul. Dari tangannya, polisi mengamankan salah satunya bubuk mesiu bercampur belerang yang siap diledakkan.
Polisi juga mengamankan 22 gulungan kertas yang siap diisi bubuk peledak. Pembuatan mercon ini dilakukan Petol sendiri. Dirinya belajar otodidak lewat Youtube.
Baca Juga: Takbir Keliling Dilarang, Menag: Di Masjid dan Musala Masih Boleh
"Mau dipakai (diledakkan) sendiri. Belajar dari Youtube," ujarnya.
Gulungan mercon yang telah dibuat lalu disimpannya di rumah. Bubuk mercon itu rencananya akan diledakkan saat takbir, juga saat lebaran Idul Fitri tiba.
Dari keterangan penyidik, mercon tersebut memiliki daya ledak rendah atau low explosive. Namun sebelum diledakkan, dia keburu ditangkap polisi.
Kini dua pemuda itu dipastikan gagal menikmati lebaran dengan keluarganya. Mentul dan Petol kini mendekam di tahanan Mapolres Blitar Kota.
Kontributor : Farian
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Krisis Air, Petugas Damkar Mojokerto Terpaksa 'Impor' Air dari Pacet demi Padamkan Pabrik Ban
-
Aksi Brutal Pria Mabuk di Nguling Pasuruan Berakhir di Ujung Jeruji
-
SPMB Jatim 2026 Dimulai! Ini Cara Ambil PIN Agar Tak Gagal Seleksi
-
Penerbangan Rute Surabaya-Jember Resmi Mengudara Lagi 1 Juni 2026, Cek Jadwalnya
-
Geger Pocong Sajam di Ponggok Buat Warga Resah, Kapolres Blitar Akhirnya Bongkar Faktanya