SuaraJatim.id - Polisi akhirnya membekuk otak pelaku pembunuhan Bunabi (69) warga Desa Kalinganyar, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep.
Otak pembunuhan ternyata seorang perempuan bernama Siti Marwiyah (51) warga Desa Kolo-kolo, Kecamatan Arjasa. Ia ditangkap bersama pelaku lain bernama Kailani (58) warga Desa Torjek, Kecamatan Kangayan.
Sedangkan dua tersangka yang telah ditangkap sebelumnya adalah Ahwan dan Mansur. Jadi, kasus pembunuhan Bunabi yang dikait-kaitkan dengan isu dukun santet ini menjadi empat orang.
"Dalam pemeriksaan, Siti Marwiyah mengaku menyuruh tiga tersangka lainnya untuk menghabisi nyawa Bunabi," kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (19/05/2021).
Siti mengaku sakit hati dan menaruh dendam pada Bunabi, karena Ia menganggap kematian suaminya yakni Rifa’i, akibat disantet Bunabi.
Sebelumnya, kasus kematian Bunabi ini membuat geger warga Desa Kalinganyar Kecamatan Arjasa Pulau Kangean Kabupaten Sumenep Jawa Timur ( Jatim ) gempar. Korban ditemukan tewas penuh luka di tubuhnya.
Bunabi ditemukan tewas di kebun miliknya sendiri di Dusun Karpote, Desa Kalinganyar. Jasad korban ditemukan pertama kali oleh istrinya. Si istri kemudian melapor ke polsek setempat.
Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, tim gabungan Polsek Kangean Polres Sumenep, Unit Resmob dan Team Jokotole, yangg di pimpin Kapolsek Kangean Iptu Agus Sugito berhasil menangkap dua pelaku, yakni Ahwan dan Mansur.
Selang dua hari kemudian polisi membekuk Siti Marwiyah dan Kailani. "Istri korban yakni Sariye yang melihat suaminya meninggal, langsung melaporkan ke polsek setempat. Di sekujur tubuh korban terlihat bekas-bekas penganiayaan," kata Widiarti.
Baca Juga: Simpan Mayat 4 Bulan dalam Kamar, Ini Penyebab Tetangga Tak Mencium Bau
Berita Terkait
-
Simpan Mayat 4 Bulan dalam Kamar, Ini Penyebab Tetangga Tak Mencium Bau
-
Sadis, Ikuti Saran Dukun, Ortu di Temanggung Tenggelamkan Anak hingga Tewas
-
Kasus Pembunuhan Bocah di Temanggung, Polisi Tetapkan Empat Tersangka
-
Keluar dari Persembunyian karena Lapar, Pelaku Pembunuhan Dicokok Polisi
-
Ya Ampun! Warga Kangean Kakinya Putus Ditebas Pedang Akibat 'Blayer' Motor
Pilihan
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
Terkini
-
Perhutani dan Polres Lamongan Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Hutan
-
Jelang Pengesahan Warga Baru Pagar Nusa, Kapolres Bojonegoro: Tak Ada Konvoi!
-
Brakkk! KA Wijaya Kusuma Tertemper Mobil di Perlintasan Jember, Satu Orang Luka Berat
-
Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km
-
Tiba-tiba Nongol, Pengendara Motor Jatuh Nabrak Babi Hutan di Ponorogo