SuaraJatim.id - Dua pria asal Sampang yang sama-sama mengaku gemar mabuk ini ditangkap Satreskrim Polsek Gubeng, Kota Surabaya. Keduanya ditangkap karena terlibat pencurian sepeda motor.
Kedua pelaku ini bernama Khoirul Anam (20) dan Firman (29). Keduanya nekat merantau ke Surabaya memang berniat menjadi pencuri spesialis sepeda motor sebelum kemudian ditangkap di rumah kosnya di Kota Surabaya. Dalam operasinya, Anam dan Firman menggunakan kunci T.
Kunci T tersebut merupakan warisan dari rekan Anam yang sudah meninggal. "Saya belajar sendiri cara merusak pengaman sepeda motor. Kalau berhasil tinggal pakai stater elektrik saja sudah hidup. Kunci T dikasih rekan saya yang sudah meninggal," kata Firman, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Kamis (03/06/2021).
Kapolsek Gubeng, Kompol Akai menjelaskan, usai diamankan pelaku mengaku baru sekali mencuri motor. Kedua pelaku ini juga memiliki kesamaan yakni suka mabuk minuman keras. Bahkan, mereka tak hanya mencuri bersama, saat minum miras di kafe juga bersama sampai mabuk.
"Kedua pelaku ini kompak, tetanggaan dari Sampang, sama merantau ke Surabaya, kos satu wilayah, maling motor bersama dan mabuk juga bersama. Tapi satu pelaku inisial KA sudah dua kali keluar penjara dan ketiga kali ini masuk penjara," ujarnya menegaskan.
Lebih lanjut Kompol Akai memaparkan, pelaku KA alias Khoirul Anam ini meruoakan residivis kasus penyalahgunaan narkoba dan pencurian sepeda motor.
Meski sudah dihukum, pelaku tetap tak kapok mencuri motor hanya untuk mabuk-mabukan. Mereka berdua akhirnya menjalani pemeriksaan dan diancam dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan.
Berita Terkait
-
Dua Bulan Menghilang, Maling Motor Diciduk di Pelabuhan
-
Sepeda Motor Jadi Andalan Dinkes Kota Surabaya Antarkan Obat Pasien Rawat Jalan
-
Investasi Fiktif Smartkost Surabaya Rp 11 M Terungkap, Bos PT ITG Ditahan
-
Ahli ITS Benarkan Potensi Gempa Magnitudo 8 dan Tsunami 29 M Bisa Terjadi di Jatim
-
Daftar 10 Politeknik Terbaik Indonesia Menurut Kemendikbud Ristek
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Siasat Pedagang Sari Kedelai Surabaya: Cara Bertahan di Tengah Badai Kenaikan Harga Plastik
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Kolaborasi Jepang Buka Akses Offshore Loan
-
Dari Gendong Arang ke Baitullah: Kisah Haru Nenek 91 Tahun JCH Tertua di Ponorogo
-
Dominasi Bank ASEAN di Global 500, BRI Tampil sebagai Kebanggaan Indonesia
-
Gus Fawait Pasang Badan: Tak Ada PHK bagi PPPK Jember Hingga 2027