SuaraJatim.id - Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani menegaskan, Pemerintah dan BUMN harus memberi kesempatan kepada para santri profesional. Untuk menjadi developer properti.
Para santri saat ini tumbuh menjadi para profesional dan memiliki kemampuan enterpreneur yang bisa diandalkan di berbagai sektor terutama properti.
Demikian penegasan Wakil Ketua MPR Arsul Sani saat membuka kegiatan yang diselenggarakan NU Circle dan BTN bertajuk
“BTN Santri Developer Kebangsaan” di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang Jawa Timur, Sabtu (5/6/2021).
Kegiatan dilaksanakan dengn protokol kesehatan yang ketat termasuk wajib lolos tes Genose.
Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Ketua Dewan Kehormatan Lily C. Wahid, Ketua Umum NU Circle R. Gatot Prio Utomo, Pengasuh Ponpes Tebu Ireng KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin).
Ketua Yayasan Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar Muflihah Shohib, Dirut BTN Haru Koesmahargyo, Nofry Rony Poetra- Direktur Finance, Planning, and Treasury dan Elizabeth Novie Riswanti-Direktur Wholesale Risk and Asset Management.
Acara ini juga diikuti oleh kepala divisi dan kepala wilayah BTN se-Indonesia secara virtual dan disupport tim nucareer.id.
Arsul sangat mendukung upaya NU Circle dan BTN yang terus menerus memberikan baktinya kepada nahdliyin.
“Kebangkitan dan kemandirian masyarakat nahdliyin sangat membutuhkan bakti para profesional santri. Ini sebuah keniscayaan. Untuk itu saya sangat mengapresiasi peran penting NUC dan BTN dalam melakukan transformasi kebangkitan para santri dan kaum nahdliyin ini,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Kikin mengaku pelatihan untuk para santri dan pemuda lintas agama di bidang properti ini sangat ditunggu-tunggu.
Baca Juga: Diduga Sodomi Santri Laki-laki, Pengasuh Pondok Pesantren di Solok Dipolisikan
“Kebutuhan perumahan di level menengah ke bawah sangatlah besar, terutama perumahan untuk warga nahdliyin. Saya berharap alumni Sandev Kebangsaan akan bisa langsung terjun menjadi pengembang untuk melayani masyarakat dan didukung penuh BTN,” ujarnya.
Gus Kikin mengapresiasi upaya NUC yang terus bergerak melahirkan para profesional santri dengan kompetensinya masing-masing. Ke depan, dengan bibit-bibit profesional ini, para santri akan bisa lebih berkompetisi di berbagai sektor kehidupan.
Dukung Pendanaan Perumahan
Dirut BTN Haru Koesmahargyo menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh bagi para pengembang profesional alumni Sandev Kebangsaan ini dalam membangun perumahan.
“Pada prinsipnya kami sangat mendukung berbagai inisiatif, terutama NUC, yang dengan segala inisiatifnya membangun skill dan kompetensi para santri di bidang perumahan. Ini terobosan baru yang sangat penting bagi pertumbuhan perumahan di Indonesia. Kami dari BTN akan memfasilitasi kebutuhan pendanaan bagi perumahan warga nahdliyin,” ujarnya.
Ketum NU Circle Gatot Prio Utomo menyatakan, Sandev Kebangsaan diikuti 85 peserta dari berbagai latar belakang agama, Islam,Kristen, Katholik,Hindu, Budha. Dari Islam juga terdiri atas berbagai kelompok organisasi. Kegiatan Sandev Kebangsaan berlangsung 5-11 Juni 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Ratusan Santri Dilarikan ke RS Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Sidoarjo
-
Kandang Sapi di Gresik Terbakar, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sudah Tender Rp7,3 Miliar, Pembangunan TPA Mrican Baru Ponorogo Terancam Batal
-
Api Lalap Separuh Kantor Balai TN Meru Betiri, Diduga Korsleting Listrik