- Kantor Balai TN Meru Betiri di Jember terbakar pada Senin 31 Agustus 2026 malam.
- Kebakaran menghanguskan separuh gedung dan menimbulkan kerugian materiil bangunan ditaksir di atas seratus juta rupiah.
- Tim Inafis menduga korsleting listrik di selasar parkir menjadi pemicu utama insiden tanpa korban jiwa tersebut.
SuaraJatim.id - Kantor Balai Taman Nasional (TN) Meru Betiri di Jalan Sriwijaya, Kecamatan Sumbersari, Jember, mengalami kebakaran hebat, Senin (31/8/2026) pukul 18.50 WIB.
Si jago merah muncul secara tiba-tiba dari selasar parkir karyawan. Dalam hitungan menit, api yang semula kecil menjilat langit-langit gedung, menciptakan kepulan asap hitam yang menyesakkan napas.
Melihat api yang kian beringas, para staf tidak tinggal diam. Dengan peralatan seadanya, mereka berjibaku melakukan pemadaman manual sambil berteriak memperingatkan rekan lainnya.
Di tengah hawa panas yang menyengat, misi penyelamatan darurat dilakukan: beberapa unit kendaraan dan tumpukan dokumen penting berhasil ditarik keluar tepat sebelum api mengunci ruangan.
"Kondisinya api sudah cukup besar saat pertama kali diketahui. Staf langsung berlari dan saling bahu-membahu memadamkan api secara manual sebelum tim Damkar tiba," ucap Kepala Balai TN Meru Betiri, Wiwied Widodo.
Bantuan baru tiba sekitar pukul 19.35 WIB. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Jember dan Rambipuji, serta satu tangki BPBD, dikerahkan untuk mengepung api. Setelah pertarungan selama hampir tiga jam, api akhirnya berhasil ditaklukkan pada pukul 21.30 WIB.
Meski tak ada korban jiwa, dampak kebakaran ini sangat memukul pusat administrasi konservasi hutan tropis tersebut.
Ruang staf, ruang keuangan, ruang Barang Milik Negara (BMN), hingga gudang barang kini hanya menyisakan arang dan puing.
"Hampir separuh gedung terdampak. Jika hanya menghitung bangunan gedung saja, kerugian ditaksir di atas Rp100 juta, namun perabotan dan peralatan elektronik di dalamnya masih belum bisa ditaksir totalnya," ujar Wiwied.
Baca Juga: Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
Tim Inafis Polres Jember kini telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Dugaan sementara, percikan api dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik di area selasar.
Kapolsek Sumbersari, Kompol Heri Supadmo, menegaskan bahwa penyelidikan mendalam masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya.
Pasca-kebakaran, kondisi kantor kini gelap gulita karena aliran listrik masih diputus total demi keamanan. Namun, semangat melayani masyarakat tak ikut padam.
Sebagian pegawai terpaksa melakukan Work From Home (WFH), sementara pelayanan di kantor tetap berjalan dalam kondisi darurat dan seadanya. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London
Pilihan
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
Terkini
-
Tas Isi Emas Rp1 Miliar Dijambret Saat Juragan Asyik Main Catur di Bangkalan
-
Ratusan Santri Keracunan MBG di Sidoarjo: Tim Pusat Turun Gunung, Nasib SPPG di Ujung Tanduk
-
431 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, YLBHI Desak Audit Independen
-
Gunung Kawi Membara! Jalur Sirah Kencong Ditutup Usai Hutan Dilalap Api
-
448 Orang Diduga Terdampak Keracunan, Pemprov Jatim Tunggu Hasil Laboratorium