Wakos Reza Gautama
Rabu, 02 September 2026 | 16:46 WIB
lustrasi jambret. Pedagang emas berinisial S kehilangan tas berisi perhiasan senilai Rp1 miliar di Desa Patereman pada Rabu (2/9/2026). [ANTARA/HO]
Baca 10 detik
  • Pedagang emas berinisial S kehilangan tas berisi perhiasan senilai Rp1 miliar di Desa Patereman pada Rabu (2/9/2026).
  • Peristiwa terjadi saat korban meletakkan tas di tepi jalan untuk bermain catur dalam perjalanan pulang dari toko.
  • Pelaku bermotor yang terekam kamera CCTV kini sedang dalam proses pengejaran oleh Satreskrim Polres Bangkalan.

SuaraJatim.id - Bagi S (45), sore itu seharusnya menjadi waktu untuk melepas penat setelah seharian menjaga toko emasnya di Desa Pangpajung, Bangkalan. Namun, sebuah langkah ceroboh di pinggir jalan justru membuat hidupnya berubah menjadi mimpi buruk.

Konsentrasinya pada papan catur berakhir dengan kerugian fantastis. Seluruh stok emas dagangannya senilai lebih dari Rp1 miliar raib dalam hitungan detik.

Tragedi ini bermula saat S hendak pulang ke rumah. Karena tak memiliki brankas di tokonya, ia terbiasa membawa pulang seluruh aset perhiasannya setiap hari.

Tas yang ia jinjing bukan sekadar tas biasa, di dalamnya tersimpan ratusan perhiasan emas yang menjadi napas usahanya.

Dalam perjalanan pulang melewati Desa Patereman, Rabu (2/9/2026), langkah S terhenti ketika melihat warga sedang asyik bermain catur di tepi jalan. Tergiur untuk ikut bertanding, ia pun turun dan bergabung dalam permainan.

Nahas, tas berisi emas senilai miliaran rupiah itu hanya diletakkan begitu saja di samping tempat duduknya. Di tepi jalan raya yang terbuka, S tampak terlalu percaya diri, atau mungkin terlalu larut dalam strategi di atas papan catur, hingga melupakan bahaya yang mengintai di punggungnya.

Tanpa disadari S, seorang pria misterius diduga telah membuntutinya sejak ia menutup toko. Pelaku tampak sangat tenang dan terencana.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku yang mengendarai motor matik itu bahkan sempat berhenti sejenak untuk membeli minuman kemasan di dekat lokasi, sambil memantau situasi dengan mata elang.

Begitu melihat S sedang lengah dan arus lalu lintas mulai sepi, pelaku langsung beraksi. Dengan kecepatan kilat, ia menyambar tas tersebut menggunakan tangan kiri sambil tetap memacu motornya.

Baca Juga: Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban

"Pelaku langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Korban mengalami kerugian mencapai lebih dari Rp1 miliar," ungkap Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Eriek Triyasworo dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Meski kehilangan aset dalam jumlah besar, S mungkin masih memiliki harapan. Sang penjambret tampaknya terlalu percaya diri hingga melakukan kecerobohan fatal. Dia beraksi sendirian tanpa mengenakan helm maupun penutup wajah.

Wajah pelaku terekam dengan jelas oleh kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Kini, Tim Satreskrim Polres Bangkalan tengah membedah rekaman tersebut untuk melacak jejak pelarian sang pelaku.

"Identitas sedang kami dalami. Kami akan segera menangkap pelaku," tegas AKP Eriek.

Load More