- Seorang pria berinisial MA meremas bagian sensitif DL di Desa Kwanyar Barat, Bangkalan, pada Kamis malam (27/8/2026).
- Teguran dari suami korban memicu percekcokan berujung pembacokan menggunakan celurit yang menyebabkan suami DL mengalami luka kritis.
- Tim Satreskrim Polres Bangkalan berhasil menangkap pelaku MA dan menjeratnya dengan pasal berlapis terkait kekerasan seksual serta penganiayaan berat.
SuaraJatim.id - Peristiwa berdarah pecah di Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, pada Kamis (27/8/2026) malam.
Bermula dari tangan jahil yang tak terkendali, seorang pria berinisial MA kini harus mendekam di sel tahanan setelah aksi nekatnya memicu pertumpahan darah.
Kejadian bermula saat DL (26), seorang wanita muda, berjalan kaki seorang diri membelah gelapnya malam usai membeli makanan.
Namun, saat melintasi sebuah lorong sempit yang minim penerangan, langkahnya dihentikan oleh keberadaan MA. Tanpa basa-basi, pria paruh baya itu meremas bagian sensitif DL hingga dua kali.
DL yang syok dan ketakutan langsung lari pulang dan mengadu kepada suaminya. Tak terima harga diri istrinya diinjak-injak, sang suami bersama DL langsung bergegas menemui MA. Mereka meminta penjelasan dan pertanggungjawaban atas perbuatan tak senonoh tersebut.
Namun, alih-alih kata maaf yang keluar, teguran keras sang suami justru disambut dengan emosi yang meledak. Cekcok mulut pun tak terhindarkan di tengah kesunyian desa.
"Terjadi adu mulut sengit di lokasi. Pelaku yang sudah kalap kemudian mencabut sebilah celurit yang dibawanya," ungkap Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, Sabtu (29/8/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Dalam kondisi emosi memuncak, MA mengayunkan senjata khas Madura itu secara membabi buta. Sabetan logam tajam tersebut mendarat telak di dagu dan punggung suami DL.
Seketika, korban ambruk bersimbah darah, sementara warga yang melihat kejadian itu langsung gempar dan melarikan korban ke puskesmas terdekat dalam kondisi kritis.
Baca Juga: Gara-gara Tebus Motor, Menantu di Bangkalan Tega Aniaya Ibu Mertua yang Renta
Tak butuh waktu lama bagi Tim Satreskrim Polres Bangkalan untuk bertindak. Usai menerima laporan, petugas segera mengepung persembunyian MA. Pria yang sebelumnya beringas itu akhirnya menyerah tanpa perlawanan saat dicokok polisi.
Kini, MA harus menghadapi konsekuensi berat dari perbuatannya. Polisi tidak hanya menjeratnya dengan kasus pelecehan seksual, tetapi juga penganiayaan berat menggunakan senjata tajam.
"Tersangka sudah kami amankan di Mapolres Bangkalan. Ia terancam jeratan pasal berlapis atas tindak pidana kekerasan seksual dan penganiayaan berat," tegas Ipda Agung.
Berita Terkait
-
Gara-gara Tebus Motor, Menantu di Bangkalan Tega Aniaya Ibu Mertua yang Renta
-
Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet
-
Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi
-
Remaja Blega Nekat Terjun dari Menara BTS Ketinggian 100 Meter
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi
-
Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan
-
Gunung Semeru 3 Kali Erupsi Hari Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Kilometer
-
Ibu, Sefril Nggak Bisa Pulang: Video Terakhir Atlet Panjat Tebing Sebelum Gugur di Badai Api Bromo
-
Terjebak Badai Api Bromo: 4 Petugas dan Relawan Gugur Terpanggang di Lereng Pusung Lingker