SuaraJatim.id - Sebuah gua kembali ditemukan di Kabupaten Tuban Jawa Timur. Gua ini ditemukan di bawah tanah di areal tambang kapur di Desa Jadi, Kecamatan Semanding.
Tambang kapur ini milik seorang pengusaha asal Sidoarjo. Gua tersebut pertama kali ditemukan oleh Budi (25), seorang pekerja tambang. Saat itu, Budi menggergaji batu kumbung (kapur) bersama rekan kerjanya.
Tiba-tiba batu yang digergaji jatuh ke bawah dan terlihat lubang berisi air. Gua ini temukan seminggu lalu.
"Pada saat itu saya menggergaji bersama teman yang lain, tiba-tiba batunya ambruk ke bawah. Membentuk lubang seperti sumur berisi air," kata Budi dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Minggu (27/6/2021).
Karena penasaran, Budi dan rekannya langsung mengecek turun ke bawah dengan menggunakan tangga bambu dengan kedalaman sekitar 7 meter.
"Setelah cek di goa tersebut berisi air penuh gitu. Saya sendiri juga kurang tau apakah ada rongga-rongganya. Perkiraan kedalaman airnya 2 meter," ungkapnya.
Sementara itu, Chief Instruktur Speleologi Indonesia, Nafik mengatakan, goa baru yang ditemukan ini memiliki aliran sungai bawah tanah yang belum diketahui ujungnya.
"Hari ini kita lakukan observasi penemuan gua baru yang kebetulan berada di areal tambang. Hasilnya ada resapan air bawah tanah, tetapi kita belum bisa masuk lorongnya karena tertutup air," jelas Nafik.
Nafik menyebut, ditemukan goa baru yang ada aliran sungai bawah tanah ini membuktikan bahwa Desa Jadi merupakan daerah tandon air bawah tanah di Kabupaten Tuban. Dan harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah untuk nilai konservasi.
Baca Juga: Cewek Tuban Curhat di Medsos Ibunya Kena Covid Ditolak RS, Begini Respons Bupati
"Untuk kedalaman goa dari permukaan sekitar 25 meter, kalau dari titik tambang kedalaman mencapai 7 meter, dan kedalaman air variatif sekitar 2 meter. Sementara ini lebar gua sekitar 3 meter," katanya.
Berita Terkait
-
Cewek Tuban Curhat di Medsos Ibunya Kena Covid Ditolak RS, Begini Respons Bupati
-
Kisah Narti, Perempuan Tuban Jatuh Miskin Setelah Positif Covid-19
-
3 Truk Besar Tabrakan Beruntun di Tuban, Seorang Sopir Tewas Terjepit
-
Main di Kali, Dua Bocah Perempuan di Tuban Tewas Tenggelam Bersamaan
-
Pemuda Tuban Tergeletak Tewas di Sawah, Tangan Pegang Kabel Jebakan Tikus
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia, Transaksi Capai Rp420 Triliun
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit