SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu viral poster ajakan agar masyarakat tidak mengunggah berita tentang Covid-19. Bahkan poster tersebut mencatut logo sejumlah pemerintah kabupaten.
Salah satunya adalah logo Pemkab Gresik Jawa Timur. Dalam poster itu dijelaskan kalau masyarakat Gresik telah kompak tidak meng-upload berita-berita atau informasi tentang Covid-19.
Seperti ini isi tulisan dalam poster tersebut:
#stayathome
MASYARAKAT GRESIK
KOMPAK UNTUK TIDAK UPLOAD BERITA TENTANG COVID Agar Masyarakat hidup tenang
STOP membuat kepanikan
Tetap patuhi PROKES
cek fakta Berita Covid gresik 2Sumber: WhatsApp
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, jejaring media suara.com, ajakan kepada masyarakat Kabupaten Gresik untuk tidak meng-upload berita tentang covid, tidak benar.
Baca Juga: Curhatan Pengacara Surabaya Setelah PPKM Darurat Diperpanjang Hingga Akhir Juli
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memastikan hal tersebut hoaks. Dirinya telah melakukan penelusuran lebih jauh.
"Hoaks. Bukan dari Pemkab Gresik," katanya kepada TIMES Indonesia, Senin (19/7/2021).
Untuk itu, masyarakat diminta tidak terprovokasi dan tetap menjalankan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker mencuci tangan dan menjaga jarak.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik AM Reza Pahlevi menyatakan jika pamflet yang beredar memang ramai sejak seminggu lalu. Terutama di media sosial.
Meski memakai logo pemerintah daerah, pamflet tersebut bukan dari pihaknya. "Itu hoaks, kami (Pemkab Gresik) tidak pernah mengeluarkan pamflet tersebut," ujarnya beberapa waktu lalu yang dikutip oleh TIMES Indonesia pada Senin (19/7/2021).
Sementara, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui akun Twitter resminya @JatimPemprov menyatakan narasi dalam poster yang mencatut logo Pemkab Gresik adalah hoaks.
Berita Terkait
-
Curhatan Pengacara Surabaya Setelah PPKM Darurat Diperpanjang Hingga Akhir Juli
-
CEK FAKTA: Benarkah Tabung Selam Bisa Dipakai sebagai Pengganti Tabung Oksigen Medis?
-
CEK FAKTA: Viral Video Ustaz Abdul Somad Meninggal Kena Azab, Benarkah?
-
Jadwal Lokasi Layanan Isi Ulang Oksigen Gratis Pemprov Jatim, Begini Cara Daftarnya
-
Cek Fakta: Benarkah 5 Orang Serumah di Probolinggo Meninggal Usai Divaksin Covid-19?
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis
-
Berawal dari Laporan Orang Hilang, Ibu dan Anak di Madiun Diduga Jadi Korban Pembunuhan
-
Jerit Hati Orang Tua: Saat Anak Berkebutuhan Khusus Menjadi Korban Perundungan hingga Tewas
-
Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang
-
Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar