SuaraJatim.id - Kabar duka diunggah Alissa Wahid, putri mendiang Presiden RI ke-16 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Kolonel Sukirno, ajudan Gus Dur meninggal dunia, Senin (26/07/2021).
Kolonel Sukirno yang akrab dipanggil Pak Kirno dikenal dekat dengan Gus Dur. Ia merupakan sosok yang sering terlihat menuntun Gus Dur, termasuk ketika dilengserkan secara politis pada 2001.
Dalam foto-foto yang beredar luas saat Gus Dur dilengserkan nampak hanya memakai celana pendek di Istana Negara. Ia dituntun dua orang, yakni Yenny Wahid dan Pak Kirno saat menyapa para pendukungnya.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'uun. Selamat jalan, pak Kirno. Terimakasih dulu Bapak selalu ajeg mendampingi #GusDur.
Semoga Allah menerima pak Kirno dengan kebaikan abadi. Lahulfatihah.," demikian tulis Alissa Wahid.
Unggahan Alissa Wahid ini segera menuai respons warganet. Mereka semua menyampaikan bela sungkawa mendalam dan memanjatkan doa terbaik bagi Pak Kirno.
"Innalillahi wa innailayhi rojiun. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu’anhu, semoga almarhum meninggal dlm keadaan husnul khatimah. Al Fatihah untuk Pak Kirno, Aamiin YRA," tulis akun @EKARG2
"Selamat jalan, Pak Kirno. Terima kasih, telah setia mendampingi Presiden terbaik yg pernah ada hingga saat ini di negeri ini. Bahagialah selalu di Sana." demikian tulis akun @henaristory
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un .. semoga amal ibadahnya diterima dan ditempatkan ditempat terbaik .. Semoga keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi ujian ini .. InshaAllah husnul khotimah .. Amiiinn." akun @fiqih_prayogi menulis pendek.
Cerita Pak Kirno mewarnai detik-detik akhir perjalanan seorang Gus Dur di Istana Negara. Seperti diceritakan Wahyu Muryadi, mantan Kepala Protokoler Istana terkait celana pendek Gus Dur.
Baca Juga: Megawati Pernah Menangis Sesenggukan, Harap Gus Dur Minta Maaf
Wahyu menceritakan, ketika itu, terjadi kesalahan komunikasi antara Gus Dur dengan ajudannya, yakni Kolonel Sukirno. Menurut Wahyu, Gus Dur bermaksud untuk ke kamar terlebih dahulu mengganti pakaiannya.
Namun ajudan menafsirkan lain dan menuntun Gus Dur untuk keluar teras istana. "Maksud Gus Dur itu ya ke kamar dulu, ganti celana, atau pakai sarung gitu, tapi ajudan saat itu, saya ingat yang bimbing Pak Kirno, dituntun. Pak Kirno mungkin segan bertanya mau kemana, dikiranya mau langsung menyambut, padahal maksud Gus Dur ke kamar," ujarnya, dikutip dari CNNIndonesia.
Ia mengatakan, sebelum keluar, beberapa orang terdekat Gus Dur sebenarnya sempat mengarahkan untuk mengganti pakaian. Namun menurutnya, Gus Dur mengatakan tidak perlu lantaran hanya ingin menyapa pendukungnya.
"Enggak usah, wis kadung. Tidak apa apa cuma say hi aja," kata Wahyu menirukan ucapan Gus Dur waktu itu.
Ia mengatakan tidak ada maksud dari Gus Dur untuk melecehkan siapapun dengan memakai celana pendek dan kaos saat menyapa pendukungnya itu.
"Orang kemudian beranggapan Gus Dur kok melecehkan Istana, enggak ada maksud sama sekali untuk itu, beliau mau kepraktisan aja, karena salah komunikasi, dikira ke kamar mau ganti, ternyata keluar, ya wis kadung. Itu aja," ujar Wahyu.
Berita Terkait
-
Megawati Pernah Menangis Sesenggukan, Harap Gus Dur Minta Maaf
-
Alissa Wahid Kenang Detik-detik Pemakzulan Gus Dur Saat di Istana 20 Tahun Lalu
-
Peggy Melati Sukma Bagikan Kabar Duka: Semoga Dihadiahi Syahid
-
3 Tahun Merantau, Tangis Pria Ini Pecah saat Pulang Lihat Ibunya Meninggal
-
Pak Panut Sempat Trending Twitter, Angkringannya Melegenda dan Melekat di Hati Mahasiswa
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026