SuaraJatim.id - Anggota Satlantas Polres Tuban Aiptu Bastari (54) jadi korban tabrak lari sebuah mobil minibus yang dikemudikan Agis Irwanti (24), wanita asal Desa Cibatok, Kecamatan Cibanggulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Akibatnya, korban mengalami luka cukup parah dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Jumat (20/8/2021).
Menyadur dari beritajatim.com, kronologis berawal saat Aiptu Bastari melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Pahlawan, pada 17 Agustus 2021 lalu. Pengaturan lalu lintas itu dalam rangka pengamanan kegiatan renungan suci hari kemerdekaan Republik Indonesia.
“Saat itu korban Aiptu Bastari sedang melakukan pengalihan arus. Semua kendaraan yang mau melewati jalan Pahlawan dialihkan melalui jalan HOS Cokroaminoto,” terang Kanit Laka Lantas Polres Tuban Iptu Eko Sulistyo, Jumat (20/8/2021).
Kemudian melintas mobil minibus merek Ertiga nomor polisi S 1262 EF dari arah timur yang dikemudikan tersangka.
“Saat berjalan dari timur mobil yang dikemudikan Agis Irwanti tersebut sudah dihentikan oleh anggota lain tapi tidak mau berhenti dan kemudian berusaha dihentikan korban. Tapi saat itu, pengemudi tidak mengindahkan perintah petugas dan menabrak petugas yaitu Aiptu Bastari,” urainya.
Usai menabrak seorang anggota polisi, mobil yang berpenumpang dua orang itu tancap gas kabur. Polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil diamankan di jalan Gedongombo, Tuban.
“Akibat kejadian itu korban Aiptu Bastari mengalami luka berat dan kondisinya saat ini sudah dirujuk ke rumah sakit Bhayangkara. Untuk pengemudi mobil berhasil diamankan setelah kabur meninggalkan lokasi setelah menabrak petugas,” paparnya.
Setelah menjalani pemeriksaan, gadis pengemudi mobil itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan. Dia ditahan di Polres Tuban untuk proses hukum lebih lanjut.
Baca Juga: Pilunya Nasib Sinden di Tuban, Sampai Gadai dan Jual Barang Buat Hidup
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh
-
8 Fakta Kelam PT Suka Jadi Logam Surabaya: Disegel Pemkot, Digeledah Bareskrim Kasus TPPU Emas
-
Kronologi Terbongkarnya Brankas Kuno Juragan Toko Emas Semar Nganjuk, Ada Perhiasan Lama!
-
Geger Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Paron Ngawi, Membusuk Tanpa Busana!