Meskipun demikian dugaan kasus yang dilakuakan oknum dosen itu telah dilaporkan ke Rektorat. Dan kini pihaknya masih menunggu tindakan lanjutan dari pihak kampus.
"Sudah kita laporkan juga yang laporan dari korban lainnya dengan pelaku yang berbeda, kita tunggu saja," tutupnya.
Sementara itu Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Sardjuningsih menyebut memang benar ada dugaan pelecehan yang dilakukan oknum dosen lain, namun saat ini pihaknya mengaku masih dilakukan pengumpulan barang bukti untuk melengkapi kemungkinan itu.
"Sudah dilaporkan 1 masih diproses. Korban lain masih dbungkus (dirahasiakan), belum ada bukti-bukti kuat masih perlu dilengkapi," katanya menegaskan.
Sementara itu hingga berita ini ditulis, Wakil Rektor 3 Wahidul Anam saat dihubungi belum memberikan jawaban atas dugaan tersebut.
Kontributor: Muchlis Ubaidhillah
Berita Terkait
-
Resmi! Bali United vs Persik Kediri Jadi Pembuka Liga 1 2021/2022 di SUGBK
-
Edan! Pria Paruh Baya di Kediri Digerebek Habis Keloni Bocah di Hotel
-
Tak Lagi Muda, Ok John Tiru Pola Hidup Zlatan Ibrahimovic Agar Kompetitif di Liga 1
-
Bejat! 4 Tahun Anak Kandung Jadi Budak Nafsu Ayah, Alasannya Agar Tak Salah Pergaulan
-
Bandel Tak Mau Isoter, Warga Bandar Lor Dijemput Belasan Personel TNI
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026